HARIAN NEGERI - RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG - Perayaan kemenangan Persib Bandung yang kembali menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara tiga musim berturut-turut berubah menjadi pekerjaan besar bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. Selain volume sampah yang melonjak drastis, petugas juga menemukan banyak limbah berbahaya berupa bekas flare dan pecahan botol di sejumlah titik keramaian.RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Perayaan kemenangan Persib Bandung yang kembali menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara tiga musim berturut-turut berubah menjadi pekerjaan besar bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung.
Selain volume sampah yang melonjak drastis, petugas juga menemukan banyak limbah berbahaya berupa bekas flare dan pecahan botol di sejumlah titik keramaian.Kawasan Cikapayang, Jalan Dago, Jembatan Layang Pasupati hingga sekitar Gedung Sate menjadi lokasi yang dipenuhi sampah sisa konvoi ribuan bobotoh.
Sampah didominasi botol plastik, kemasan makanan, serta sisa petasan yang berserakan di badan jalan dan trotoar.Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan kondisi paling mengkhawatirkan ditemukan di kawasan Cikapayang.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan enam karung besar sampah botol hanya dalam waktu beberapa jam setelah konvoi berlangsung.Tak hanya itu, petugas kebersihan juga mengumpulkan tiga karung besar bekas flare yang ditinggalkan massa.“Sisa flare dan pecahan botol menjadi tantangan tersendiri karena berpotensi melukai petugas maupun pengguna jalan lain saat proses pembersihan berlangsung,” ujar Darto,.Menurutnya, DLH Kota Bandung langsung mengerahkan puluhan personel untuk membersihkan jalur konvoi sejak Minggu dini hari. Sebanyak 69 petugas penyapu jalan diterjunkan bersama armada pengangkut sampah berupa mobil pick-up, motor sampah hingga truk compactor untuk mempercepat penanganan.“Proses pembersihan tidak berjalan maksimal karena ribuan bobotoh masih bertahan di sejumlah titik hingga pagi dan siang hari.
Kondisi yang membuat petugas kesulitan menjangkau area yang dipenuhi massa dan kendaraan konvoi,” katanya.Darto menyebut DLH mencatat sedikitnya ada enam titik utama penumpukan massa selama perayaan berlangsung, kawasan Pendopo Kota Bandung, Cikapayang, Pasupati, Gedung Sate, Pusdai, Graha Persib, Taman Radio, hingga sepanjang Jalan Dago.
Dari hasil estimasi sementara, total sampah yang terkumpul mencapai sekitar tujuh truk dalam satu hari.Darto pun menghimbau bobotoh agar tetap menjaga kebersihan saat merayakan kemenangan Persib, meminta masyarakat tidak membuang apalagi memecahkan botol di jalan karena dapat membahayakan banyak pihak dan memperberat proses pembersihan kota usai pesta juara berlangsung.(dsn)


Komentar