HARIAN NEGERI, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat kolaborasi serta komitmen dengan sektor swasta dalam memberdayakan guru dan murid di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Kemendikdasmen meluncurkan Rumah Pendidikan. Platform ini merupakan sebuah superaplikasi yang menjadi layanan terpadu bagi ekosistem pembelajaran digital di Indonesia serta mendorong partisipasi semesta dalam pendidikan. Rumah Pendidikan sendiri mengintegrasikan 986 aplikasi pendidikan yang terbagi ke dalam 8 ruang utama, yang dirancang untuk menampung kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Canva.
"Transformasi digital dalam pendidikan tidak hanya tentang infrastruktur teknologi, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan inovatif. Dengan Rumah Pendidikan, kami mengajak mitra seperti Canva untuk turut berkontribusi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan pengalaman belajar siswa," ujar Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin), Yudhistira Nugraha di Jakarta Jumat (14/3/2025).
Kemendikdasmen menggandeng Canva dalam rangka mendukung transformasi digital dalam pembelajaran. Pada kesempatan yang sama, Direktur Guru Pendidikan Dasar, Rachmadi Widdiharto, menyatakan bahwa kerja sama dengan Canva sangat relevan dalam meningkatkan keterampilan guru di era digital. Ia juga menyoroti pentingnya penerapan deep learning atau pembelajaran mendalam serta penerapan Koding dan Kecerdasan Buatan dalam sistem pendidikan Indonesia.
Rachmadi menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta pemahaman yang lebih konseptual terhadap materi pelajaran. Melalui pemanfaatan teknologi seperti Canva, guru dapat merancang pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendorong eksplorasi mendalam pada setiap materi yang diajarkan.
"Guru perlu memiliki keterampilan teknologi yang mumpuni untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi siswa. Canva for Education memberikan akses yang luas bagi guru untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam mendesain materi pembelajaran," jelas Rachmadi.
Sementara itu, perwakilan tim Canva, Pipit Indrawati mengutarakan bahwa kerja sama antara Kemendikdasmen dan Canva for Education telah terjalin sejak tahun 2022 dan terus berkembang hingga akhir tahun 2024.
Lebih dari 5 juta pengguna telah memanfaatkan Canva for Education, dengan 2,59 juta di antaranya merupakan pengguna aktif bulanan. Platform ini memungkinkan guru dan siswa untuk membuat materi pembelajaran interaktif dengan mudah melalui desain visual yang menarik.
"Bersama Kemendikdasmen, kami telah mencapai tonggak baru pada tahun 2024, yang menjadi bukti kuat dari kolaborasi kami dalam menciptakan pengalaman belajar yang berdampak di ruang kelas di seluruh Indonesia. Pencapaian ini terwujud berkat komitmen kami dalam memberdayakan para guru," ujar Pipit Indrawati.
Dalam pertemuan ini juga hadir Canva Southeast Asia Regional Lead Yani Hornilla-Donato, yang mengapresiasi kolaborasi yang sudah terjalin, dan berharap di tahun 2025 kerja sama yang terjalin dapat memperkuat peningkatan kemampuan guru di seluruh Indonesia.
Sementara itu, pada tanggal 14 Maret 2025, Kemendikasmen juga resmi menjalin kerja sama dengan Assemblr EDU, sebuah platform berbasis teknologi augmented reality (AR) dan 3D, dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran berbasis teknologi di Indonesia. Kerja sama ini memungkinkan para guru untuk mengakses platform Assemblr EDU secara gratis melalui Akun Akses Layanan Pendidikan.
Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Direktur PT. Assemblr Teknologi Indonesia dan disaksikan oleh Kapusdatin Kemendikdasmen di Ruang Inovasi, Gedung Graha Tama, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin). Dalam perjanjian ini, ruang lingkup kerja sama mencakup integrasi akun akses layanan pendidikan, peningkatan pemanfaatan platform, serta pelatihan dan sosialisasi bagi pengguna.
Kepala Pusdatin Kemendikdasmen menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan teknologi inovatif untuk meningkatkan pengalaman belajar di sekolah-sekolah Indonesia. Dengan teknologi AR dan 3D dari Assemblr EDU, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, dan tentu ini akan berdampak positif bagi peningkatan kualitas belajar para murid.
Kolaborasi antara Kemendikdasmen dengan berbagai mitra teknologi seperti Canva dan Assemblr EDU merupakan bagian dari komitmen Kementerian dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pendidikan guna mendukung pembelajaran abad ke-21. Komitmen ini juga mencerminkan upaya Kemendikdasmen dalam mewujudkan partisipasi semesta, di mana berbagai pihak—pemerintah, industri, dan komunitas pendidikan—bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bermutu untuk semua.
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *
Top Story
Ikuti kami