HARIAN NEGERI - Bandung, Pelajar Islam Indonesia (PII) Pengurus Wilayah Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) periode 2026-2028 di Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman (Pusbangkom SDA dan Permukiman) Kementerian PUPR, Kota Bandung, pada 15–17 Mei 2026.
Rapat tersebut menjadi momentum penting konsolidasi strategis bagi seluruh jajaran pimpinan PII Jawa Barat. Ketua Umum PW PII Jawa Barat Agung Cahya Firdaus menekankan bahwa Rapimwil ini ruang untuk memastikan seluruh pimpinan bergerak dalam satu visi yang sama, solid ke dalam dan berdampak ke luar.
“Kami ingin Rapimwil ini menjadi titik tolak bagi PII Jawa Barat untuk tampil lebih nyata di tengah masyarakat. Di saat dunia pendidikan dan pelajar menghadapi tantangan yang semakin kompleks, PII harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dirasakan kontribusinya oleh pelajar Jawa Barat,” ujarnya dalam sambutan resmi.
Lebih lanjut, ia berharap Rapimwil menghasilkan arah gerak yang konkret serta langkah-langkah nyata yang dampaknya dapat dirasakan hingga tingkat daerah dan masyarakat akar rumput.
“Harapan kami, Rapimwil ini menghasilkan arah gerak yang konkret, langkah nyata yang bisa dirasakan dampaknya hingga ke tingkat daerah dan masyarakat,” tegasnya.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini dihadiri oleh para pengurus wilayah, perwakilan Daerah, serta berbagai unsur pimpinan PII se-Jawa Barat. Diskusi difokuskan pada penyusunan program kerja strategis, evaluasi kondisi pendidikan pelajar saat ini, serta penguatan peran organisasi sebagai agent of change di tengah dinamika sosial kemasyarakatan.
“Dengan semangat keislaman dan keindonesiaan, PII Jawa Barat berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi pelajar, memperkuat karakter moral, serta memberikan solusi intelektual terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi pelajar di Bumi Pasundan,” tutupnya.
Rapimwil ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi kepengurusan baru periode 2026-2028 untuk menjalankan roda organisasi yang lebih progresif, responsif, dan bermanfaat bagi umat dan bangsa.


Komentar