HARIAN NEGERI, Jakarta - Benfica tampil impresif pada babak pertama saat menjamu Real Madrid dalam laga matchday ke-8 fase liga Liga Champions 2025/2026 di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. 

Babak Pertama

Mengutip dari detiksport, Sejak kick-off Benfica langsung mengambil inisiatif serangan dan memberi tekanan intens ke pertahanan Real Madrid. Kiper Thibaut Courtois dipaksa melakukan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan sepakan melengkung Gianluca Prestianni yang membentur mistar gawang pada menit ke-21.

Meski terus ditekan, Real Madrid justru mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-30. Umpan silang Raul Asencio berhasil dimaksimalkan Kylian Mbappe dengan sundulan tajam yang menggetarkan jala gawang Benfica.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan singkat. Enam menit kemudian, Benfica menyamakan kedudukan melalui sundulan Andreas Schjelderup yang memanfaatkan umpan dari Vangelis Pavlidis.

Benfica semakin gencar menyerang dan hampir membalikkan keadaan ketika Schjelderup kembali mendapat peluang emas, namun Federico Valverde sigap menyapu bola tepat di garis gawang. Real Madrid terlihat kewalahan menghadapi serangan tuan rumah yang banyak mengandalkan permainan sayap.

Menjelang akhir babak pertama, Benfica mendapat penalti setelah Aurelien Tchouameni melanggar Nicolas Otamendi di area terlarang. Pavlidis yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-45+5.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Benfica 2-1 atas Real Madrid, seiring dominasi dan intensitas tinggi yang ditunjukkan tuan rumah sepanjang paruh awal pertandingan.

Babak Kedua

Dalam kondisi tertinggal dua gol, Real Madrid meningkatkan intensitas permainan demi mengamankan posisi di delapan besar klasemen. Rilis dari bolanet, Kylian Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58 setelah melepaskan tembakan ke sudut kanan gawang yang gagal dijangkau Anatoliy Trubin. Gol tersebut berawal dari kreasi Arda Guler.

Laga kian berjalan ketat seiring kedua tim saling melancarkan serangan. Peluang emas untuk menyamakan kedudukan sempat dimiliki Jude Bellingham pada menit ke-65, namun sepakan jarak dekatnya melambung di atas mistar.

Petaka menghampiri Real Madrid di pengujung laga. Raul Asencio harus meninggalkan lapangan pada menit ke-92 setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Andreas Schjelderup. Situasi Madrid semakin memburuk ketika Rodrygo juga diganjar kartu merah pada menit ke-97 usai memprotes keras keputusan wasit.

Benfica memastikan kemenangan 4-2 melalui gol penutup yang tercipta dalam situasi bola mati. Dalam eksekusi tendangan bebas, umpan Frederic Aursnes berhasil disundul Trubin yang maju membantu serangan dan menaklukkan Courtois.

Kekalahan ini membuat Real Madrid gagal mengamankan tiket langsung ke delapan besar dan harus melanjutkan perjuangan lewat babak playoff. Los Blancos finis di posisi kesembilan klasemen Liga Champions dengan koleksi 15 poin, terpaut satu angka dari Manchester City di peringkat kedelapan.

Susunan pemain

Benfica: Anatoliy Trubin; Samuel Dahl, Nicolas Otamendi, Tomas Araujo, Amar Dedic; Fredrik Aursnes, Leandro Barreiro; Andreas Schjelderup (Antonio Silva 90'), Heorhii Sudakov (Enzo Barrenechea 83'), Gianluca Prestianni (Joao Rego 87'); Vangelis Pavlidis (Franjo Ivanovic 90')

Real Madrid: Thibaut Courtois; Federico Valverde, Dean Huijsen (David Alaba 78'), Raul Asencio, Alvaro Carreras (Jorge Cestero 79'); Arda Guler (Brahim Díaz 79'), Aurelien Tchouameni (Eduardo Camavinga 50'), Jude Bellingham; Franco Mastantuono (Rodrygo 50'), Kylian Mbappe, Vinicius Junior