HARIAN NEGERI, Jakarta – Menjelang akhir periode kepengurusan 2023-2025, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Sumatera Utara terus mematangkan langkah strategis dalam pengembangan basis kader di tingkat akar rumput. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan audiensi antara PW PII Sumut, Pengurus Daerah (PD) PII Medan Utara, dan Pengurus Daerah Keluarga Besar (PD KB) PII Medan Utara pada Sabtu (31/01/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat di Yayasan Perguruan Al-Hikmah, Marelan kediaman Bendahara Umum KB PII Medan Utara, Cecep Asrul Umri menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi organisasi dalam menjawab tantangan moralitas generasi muda saat ini.

Ekspansi Basis Sekolah: Strategi Membumikan PII
Dalam laporan perkembangannya, PD PII Medan Utara mengumumkan keberhasilan pembentukan dua komisariat baru, yakni PK Perguruan Yaspi Labuhan Deli dan PK Yayasan Pendidikan Brigjend Katamso Marelan. Langkah ini merupakan bagian dari cetak biru pengembangan organisasi yang sistematis.

"Rekrutmen berbasis sekolah adalah kunci. Dengan titik kumpul yang tetap, koordinasi dan perencanaan organisasi menjadi jauh lebih efektif. Target kami, kader yang lahir dari sekolah ini akan menjadi lokomotif penggerak PII di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing," ujar Fadhilil Amri Saragih Ketum PD PII Medan Utara.

Upaya "membumikan" kembali PII di Medan Utara ini dipandang sebagai solusi preventif atas degradasi moral remaja. PW PII Sumut menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi dan kontribusi nyata dari Keluarga Besar (KB) PII yang terus mengawal regenerasi kepemimpinan.

Harapan KB PII: Sumbangsih Pemikiran dan Keberlanjutan Dakwah

Ketua Umum PD KB PII Medan Utara, M. Amin Tan, yang hadir dalam pertemuan tersebut, memberikan pesan mendalam bagi seluruh elemen organisasi. Ia menekankan pentingnya peran kolektif antara pengurus aktif dan para alumni yang tergabung dalam Keluarga Besar.

“Kami sangat berharap seluruh keluarga besar dan alumni PII, khususnya di Medan Utara, dapat terus memberikan sumbangsih pemikiran serta kontribusi nyata. Keberlanjutan gerakan dakwah PII sangat bergantung pada kepedulian kita semua untuk terus membimbing adik-adik kita. Kolaborasi antara kearifan alumni dan semangat kader aktif adalah energi utama dalam menjaga nyala dakwah pelajar ini," tegas M. Amin Tan.

Menuju Muktamar Nasional dan Konwil Sumut
Pertemuan ini juga membahas dua agenda krusial yang akan dihadapi PII dalam waktu dekat:
• Muktamar Nasional (Muknas) PII ke-33: Delegasi PW PII Sumut siap bertolak ke Palembang pada 10-16 Februari 2026 untuk mengikuti kontestasi gagasan tingkat nasional.
• Konferensi Wilayah (Konwil) PII Sumut ke-33: Sebagai bentuk suksesi kepemimpinan periode 2023-2025 ke 2026-2028, Konwil direncanakan akan digelar di Medan Utara dengan partisipasi 11 Pengurus Daerah se-Sumatera Utara.

Ketua Umum PW PII Sumut, M. Fadly Ramadhan Siregar, menekankan bahwa Konwil mendatang bukan sekadar pergantian wajah, melainkan momentum penguatan komitmen Pelajar Islam dalam berkontribusi bagi pembangunan umat dan bangsa di Sumatera Utara.

"Semangat yang dibawa dari Medan Utara ini akan menjadi energi positif, sekaligus menjadi pondasi kuat bagi kepengurusan periode selanjutnya," pungkasnya.