HARIAN NEGERI - Tangerang, Minggu (1/2/2026), Berdasarkan surat penetapan status yang beredar, penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Pemeriksaan dijadwalkan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dalam surat tersebut, polisi juga mencantumkan sejumlah pasal yang menjadi dasar penanganan perkara. Pasal-pasal itu antara lain Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, serta Pasal 351 KUHP jo Pasal 55 KUHP terkait penganiayaan bersama-sama.

IMG-20260201-WA0008
Surat Kepolisian Terhadap Assayid Bahar Bin Smith, Sabtu (31/1/2026).


Pencantuman pasal-pasal itu menegaskan bahwa kasus ini tidak berdiri pada satu dugaan saja. Penyidik menilai ada unsur kekerasan fisik dan keterlibatan lebih dari satu orang.

Dalam perkembangan penyidikan, polisi menyebut telah menggelar perkara untuk menetapkan Assayid Bahar Bin Smith alias Habib Bahar Bin Ali Bin Smith sebagai tersangka. Penetapan ini menandai naiknya kasus ke tahap penyidikan lanjutan.

Selain itu, penyidik juga sudah melayangkan Surat Panggilan Tersangka Pertama. Pemeriksaan dijadwalkan pada Rabu, 4 Februari 2026, pukul 10.00 WIB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Awaludin Kanur, mengungkapkan proses hukum terhadap Habib Bahar terus berjalan sesuai prosedur. Ia, mengungkapkan bahwa sudah melayangkan surat pemanggilan agar yang bersangkutan datang menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Kami sudah menetapkan tersangka dan telah mengirimkan surat panggilan kepada yang bersangkutan untuk hadir memberikan keterangan pada hari Rabu, 4 Februari,” ungkap Awaludin kepada wartawan, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Dengan pemanggilan tersebut, kasus ini kini masuk ke tahap penegakan hukum yang lebih serius. Polisi memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan dan akan terus dikembangkan.