HARIAN NEGERI, Jakarta - Pebulu tangkis Indonesia Fajar Alfian menilai persaingan di babak penyisihan Piala Thomas dan Uber 2026 akan berlangsung ketat, mengingat kekuatan merata yang dimiliki negara-negara peserta.

Tim Thomas Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair, yang dinilai memiliki potensi memberikan perlawanan sengit.

“Di grup pasti tidak ada yang mudah. Kita lihat juga Prancis kemarin juara di Eropa. Mereka punya pemain tunggal yang bagus dan bisa bermain rangkap,” ujar Fajar dalam keterangan resmi, Rabu.

Ia juga menyoroti kekuatan Thailand yang memiliki pemain tunggal nomor satu dunia, sehingga Indonesia dituntut tampil maksimal sejak awal pertandingan.

“Thailand juga punya tunggal nomor satu dunia. Jadi tidak ada yang mudah. Kita harus bisa menyesuaikan sejak awal dan terus menjaga semangat,” tambahnya.

Tim Merah Putih dijadwalkan bertolak ke Horsens, Denmark pada 16 April untuk menjalani persiapan menghadapi turnamen yang berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei tersebut. Selama di Denmark, skuad Indonesia akan menjalani pemusatan latihan sekaligus adaptasi kondisi lapangan dan cuaca pada 18–21 April.

Fajar yang dipercaya sebagai kapten tim Thomas Indonesia berharap perpaduan pemain senior dan junior dalam skuad dapat menjadi kekuatan tambahan bagi tim.

“Komposisi tim sekarang ada pemain muda juga. Dulu saya yang paling muda pada 2018, sekarang jadi yang paling senior. Semoga kombinasi pengalaman dan semangat pemain muda bisa menambah kekompakan tim,” ungkapnya.

Dengan persiapan yang matang dan semangat kebersamaan, tim Indonesia diharapkan mampu melewati fase grup dan melangkah jauh di ajang beregu paling bergengsi tersebut.