HARIAN NEGERI, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Ikatan Orangtua Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jalan Pati Unus, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/4). Dalam acara tersebut, Pramono merasa terhormat diundang, mengingat ia juga merupakan alumni ITB yang pernah menerima beasiswa dari organisasi tersebut.

Pramono mengungkapkan pengalaman masa lalunya sebagai mahasiswa ITB, di mana ia menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang. Ia juga mengenang lagu 'Erika' yang terkenal di kalangan mahasiswa saat itu, yang menjadi simbol perlawanan terhadap rezim. Pramono bahkan mengaku hafal lirik lagu tersebut dan pernah terlibat dalam pementasan musik saat kuliah.

Dalam kapasitasnya sebagai Gubernur, Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar yang akan menjangkau 707.520 siswa dengan anggaran sekitar Rp 1,6 triliun. Selain itu, ia juga akan melanjutkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul dengan anggaran sekitar Rp 380 miliar, yang ditujukan untuk mahasiswa S1, S2, dan S3.

Pramono juga memperkenalkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta, yang ditujukan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Targetnya, pada tahun 2027, program ini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 100 mahasiswa dari Jakarta.

Selain fokus pada pendidikan, Pramono berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan oleh gubernur sebelumnya. Salah satunya adalah proyek monorel di Jalan HR Rasuna Said, yang saat ini sedang dalam proses perbaikan dan diharapkan dapat diresmikan pada bulan Juni dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Sutiyoso.

Pramono juga mengungkapkan bahwa pembebasan lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras telah selesai, dan rencananya akan dibangun rumah sakit internasional di lokasi tersebut. Ia berharap proyek ini dapat menjadi proyek strategis nasional yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Selain itu, Pramono akan melanjutkan proyek pembangunan yang dimulai oleh gubernur sebelumnya, termasuk konektivitas Jakarta Internasional Stadion (JIS) dengan Ancol, yang akan memudahkan pengunjung untuk parkir di lokasi tersebut. Dengan adanya stasiun KRL di JIS, diharapkan aksesibilitas bagi masyarakat semakin meningkat.