HARIAN NEGERI -

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat di Istana Negara, Jakarta, pada. Di antara yang dilantik adalah Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari.

Keduanya berkomitmen untuk memperkuat strategi komunikasi pemerintah agar lebih efektif dan tepat sasaran.Hasan Nasbi menjelaskan bahwa perannya sebagai penasihat strategis adalah membantu Presiden dalam memperkuat arah komunikasi dan substansi pesan pemerintah.

Ia menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital."Pesan-pesan yang ingin diketahui publik harus lebih baik, lebih sampai, dan lebih dipahami.

Pemerintah juga perlu meluruskan informasi yang tidak benar tentang dirinya," ujar Hasan kepada awak media setelah pelantikan.Muhammad Qodari menyatakan bahwa amanah sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah adalah tanggung jawab besar. Ia menekankan perlunya komunikasi yang komprehensif terkait berbagai program pemerintah kepada masyarakat."Pekerjaan ini membutuhkan kerja sama dengan berbagai lembaga dan semua stakeholder, terutama media.

Saya pribadi sudah menjadi bagian dari komunitas media ini sejak lama," kata Qodari.Qodari juga menyoroti bahwa program pemerintahan Presiden Prabowo memiliki cakupan luas dan mendasar, sehingga memerlukan upaya komunikasi yang masif dan terkoordinasi. Ia mencatat perubahan lanskap media yang semakin dinamis, terutama dengan kehadiran media sosial yang memengaruhi arus informasi di masyarakat."Media sosial kini berperilaku seperti pers, meskipun dengan regulasi yang berbeda. Ini menjadi tantangan tersendiri," ungkap Qodari.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar komunikasi pemerintah dapat optimal dalam menyampaikan kebijakan dan program kepada publik.