HARIAN NEGERI - Beredar sebuah narasi di media sosial yang mengeklaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengusulkan kepada PT PLN (Persero) untuk menaikkan harga token listrik. Informasi tersebut mengeklaim bahwa kenaikan harga bertujuan agar perusahaan tidak merugi serta mendidik masyarakat untuk lebih menghemat penggunaan listrik.
"Bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arus... Biar tidak merugi terus, dan agar rakyat belajar Menghemat listrik," ujar Bahlil.

Penelusuran Fakta

Berdasarkan laporan CekFakta, klaim yang menyebutkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak PLN menaikkan harga token listrik adalah tidak benar. Penelusuran terhadap pernyataan resmi maupun kebijakan terbaru dari Kementerian ESDM menunjukkan tidak adanya instruksi atau usulan sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan di media sosial tersebut. Selain itu, terdapat kejanggalan pada data waktu yang tertera dalam unggahan tersebut, yakni 27 Desember 2026, yang menunjukkan bahwa informasi ini tidak memiliki landasan fakta yang valid. Hingga saat ini, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga energi dan memastikan akses listrik yang terjangkau bagi masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kesimpulan

Informasi yang mengeklaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan kenaikan harga token listrik agar PLN tidak rugi adalah salah atau hoaks. Masyarakat diharapkan untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak jelas sumbernya.

 

Rujukan: CekFakta