HARIAN NEGERI - Masyarakat diminta untuk waspada terhadap peredaran informasi yang mengeklaim adanya pembukaan pendaftaran bantuan dana khusus untuk kalangan non-muslim dan gereja tahun 2026 melalui pesan WhatsApp. Informasi yang mencatut nama pejabat diplomatik Australia ini dipastikan sebagai kabar bohong yang menyesatkan.
"Salam Sejahtera Buat kita semua, Langsung Dari Gita Kammath Selaku Wakil Duta Besar Australia. Menyampaikan Bahwa Bantuan Dana D.A.P (Direct Aid Prorgam) Non Muslim & Gereja 2026, telah di salurkan menyebar diseluruh pelosok Indonesia..."

Penelusuran Fakta

Berdasarkan laporan CekFakta, klaim yang menyebutkan adanya link pendaftaran bantuan dana Direct Aid Program (DAP) untuk non-muslim dan gereja melalui WhatsApp adalah tidak benar. Unggahan yang mulai beredar di media sosial Facebook pada Januari 2026 tersebut menggunakan modus mencatut nama Wakil Duta Besar Australia, Gita Kammath, untuk meyakinkan calon korbannya. Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan bukti valid bahwa pendaftaran bantuan resmi dari pemerintah Australia dilakukan melalui pesan berantai atau tautan tidak resmi di WhatsApp. Program DAP merupakan program hibah resmi yang memiliki prosedur pendaftaran ketat melalui kanal komunikasi resmi kedutaan, bukan melalui pesan singkat yang meminta data pribadi secara sembarangan.

Kesimpulan

Informasi mengenai link pendaftaran bantuan dana non-muslim dan gereja 2026 lewat WhatsApp adalah salah atau hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mengeklik tautan yang mencurigakan dan selalu melakukan verifikasi melalui situs resmi instansi terkait guna menghindari potensi penipuan atau pencurian data pribadi.

 

Rujukan: CekFakta