HARIAN NEGERI - Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat kembali diingatkan untuk bersikap kritis terhadap narasi-narasi yang mencatut nama tokoh publik dan lembaga negara. Baru-baru ini, beredar sebuah klaim yang mengejutkan publik mengenai adanya pembongkaran transaksi ilegal senilai Rp984 triliun yang dikaitkan dengan Presiden Joko Widodo oleh sosok bernama Purbaya.

Hoaks Purbaya Bongkar Transaksi Jahat Jokowi Rp984 Triliun

Penelusuran Fakta

Berdasarkan laporan TurnBackHoax, informasi yang mengeklaim adanya pembongkaran transaksi fantastis tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. Setelah dilakukan verifikasi mendalam, tidak ditemukan bukti valid maupun pernyataan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa yang mendukung narasi tersebut. Konten yang beredar di media sosial ini merupakan bentuk manipulasi informasi yang sengaja disebarkan untuk menciptakan opini negatif dan kegaduhan di tengah masyarakat.

Faktanya, angka Rp984 triliun yang disebutkan dalam narasi tersebut tidak memiliki dasar hukum maupun data keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Video atau unggahan yang beredar seringkali menggunakan potongan gambar atau klip yang tidak relevan dengan konteks judul yang bombastis untuk menyesatkan penontonnya.

Kesimpulan

Klaim yang menyatakan bahwa Purbaya membongkar transaksi jahat Presiden Jokowi senilai Rp984 triliun adalah informasi yang salah atau hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh judul berita yang sensasional dan selalu melakukan cek fakta melalui kanal-kanal informasi resmi pemerintah maupun media yang kredibel.

 

Rujukan: TurnBackHoax