HARIAN NEGERI - Sebuah narasi yang mengeklaim bahwa bencana dahsyat tsunami Aceh pada tahun 2004 merupakan hasil dari uji coba senjata nuklir oleh Amerika Serikat kembali beredar di masyarakat. Narasi ini mencoba mengaitkan tragedi kemanusiaan tersebut dengan aktivitas militer rahasia tanpa dasar bukti yang sah.

"Klaim yang menyebutkan tsunami Aceh 2004 adalah bagian dari uji coba nuklir Amerika Serikat merupakan informasi yang keliru dan tidak berdasar pada fakta ilmiah maupun data geologi yang ada."

Penelusuran Fakta

Berdasarkan laporan TurnBackHoax, klaim ini merupakan teori konspirasi lama yang tidak didukung oleh bukti empiris. Para ahli geologi dan seismologi dari berbagai belahan dunia telah mengonfirmasi bahwa tsunami yang melanda Aceh dan wilayah Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 murni disebabkan oleh faktor alam. Gempa bumi berkekuatan 9,1 hingga 9,3 Mw tersebut terjadi akibat pergeseran lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia di dasar laut. Data dari United States Geological Survey (USGS) dan lembaga pemantau gempa internasional lainnya menunjukkan karakteristik gelombang seismik yang dihasilkan adalah khas gempa tektonik, bukan ledakan nuklir. Selain itu, tidak ditemukan adanya residu radiasi atau tanda-tanda termal yang biasanya menyertai ledakan nuklir di area pusat gempa. Penjelasan ilmiah ini telah disepakati secara universal oleh komunitas sains global.

Kesimpulan

Narasi yang menyatakan bahwa tsunami Aceh 2004 adalah hasil uji coba nuklir Amerika Serikat adalah hoaks. Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan karena mengabaikan fakta ilmiah dan data geofisika yang telah terverifikasi. Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada sumber informasi resmi dan berbasis sains dalam menanggapi isu-isu terkait bencana alam.

 

Rujukan: TurnBackHoax

Baca Juga: Bank Central Asia