"Inilah contoh kepala desa yang tertangkap menyalahgunakan bansos dan dana desa. Bantuan rakyat bukan untuk pribadi kalian. Ini uang negara yang seharusnya tepat sasaran bukan untuk memperkaya diri sendiri. Jika ditempat kalian ada kepala desa yang menyelewengkan dana desa bansos laporkan kepada kita. Kami akan segera bertindak."
Penelusuran Fakta
Berdasarkan laporan TurnBackHoax, video berdurasi 20 detik yang memperlihatkan seorang pria berseragam TNI membawa map hijau tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi. Hasil pemeriksaan menggunakan aplikasi pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan (AI), Hive Moderation, menunjukkan bahwa video tersebut sangat kuat terindikasi sebagai hasil manipulasi atau buatan AI. Selain itu, tidak ditemukan pernyataan resmi dari institusi TNI mengenai kewenangan untuk melakukan audit dana desa atau menangkap kepala desa terkait korupsi bansos. Secara regulasi di Indonesia, proses audit anggaran negara dan penanganan dugaan korupsi merupakan wewenang aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, atau KPK, serta lembaga pengawas seperti BPK dan BPKP, bukan merupakan tugas pokok dan fungsi TNI.Kesimpulan
Informasi yang mengeklaim TNI menangkap dan mengaudit kepala desa terkait dana desa adalah hoaks. Konten tersebut merupakan hasil manipulasi AI yang bertujuan menyebarkan narasi menyesatkan. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap konten visual yang tidak memiliki sumber kredibel dan konteks kejadian yang jelas.
Rujukan: TurnBackHoax

Komentar