Sorong - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Papua Barat Daya menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-2 dengan melibatkan lebih 200 peserta yang berasal dari 5 Kabupaten dan 1 Kota di Papua Barat Daya. Pelaksanaan MTQ ke-2 ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Daya - Elisa Kambu di lapangan upacara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sorong.
Gubernur Elisa Kambu dalam sambutan mengatakan agar pelaksanaan MTQ ke-2 ini tidak hanya sebatas ajang mencari juara, atau menujukkan kemampuan dalam melantunkan ayat suci Al Qur'an, namun juga harus dapat menjadi ajang penguatan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan membangun silaturahim diantara kafilah yang datang dari berbagai daerah, sehingga yang diutamakan bukan mindset untuk menjadi juara semata.
Baca Juga :
KPwBI Papua Barat Menggelar Torang Muamalah 2026"Mari kita jadikan MTQ ke-2 tingkat Provinsi Papua Barat Daya ini ajang untuk memaknai kandungan ayat suci Al Qur'an sehingga juga dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, MTQ ini tidak hanya bicara masalah lomba, dan menjadi juara, namun harus ada sisi lain yang harus kita dapat dapat kegiatan MTQ ke-2 tingkat Provinisi Papua Barat Daya ini" kata Elisa Kambu, Rabu 1 Juli 2026.
Ketua Panitia MTQ ke-2 Provinsi Papua Barat Daya, Abdul Muthalib Salim mengatakan pelaksanaan MTQ ke-2 ini tidak hanya mengedepankan sisi perlombaan, namun juga pemberdayaan terhadap UMKM yang dilibatkan dalam MTQ ke-2 Papua Barat Daya.
"MTQ ke-2 ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al Qur'an, memperkuat pembinaan Qori dan Qori'ah, memperkuat ukhuwah Islamiyah sesama kafilah, menyeleksi peserta terbaik untuk dapat dibawa pada MTQ tingkat nasional, memberdayakan UMKM sebagai bentuk keterlibatan masyarakat pelaku UMKM selama pelaksanaan MTQ" kata Abdul Muthalib Salim.
Pelaksanaan MTQ Papua Barat Daya dilaksanakan di 3 titik, diantaranya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sorong, gedung Al Akbar Kota Sorong, dan Masjid Raya Al Akbar Kota Sorong, dengan jumlah peserta 202 orang dari seluruh cabang kecuali cabang tuna netra, 60 orang official, 41 orang dewan hakim, dan 10 panitera.


Komentar