HARIAN NEGERI - Di tengah upaya pemerintah dalam menjaga integritas penyaluran bantuan sosial, masyarakat kembali diingatkan untuk waspada terhadap beredarnya informasi palsu mengenai pendaftaran Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2026 yang menjanjikan bantuan senilai Rp900 ribu melalui tautan tidak resmi.

"Pendaftaran Bantuan PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kementerian Sosial"

Penelusuran Fakta

Berdasarkan laporan TurnBackHoax, tim pemeriksa fakta Mafindo melakukan penelusuran mendalam terhadap tautan yang disebarkan oleh akun Facebook bernama “Info Berita Terkini”. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa tautan tersebut sama sekali tidak mengarah ke domain resmi pemerintah, yakni cekbansos.kemensos.go.id.

Baca Juga: 
Presiden

Situs yang dibagikan tersebut justru meminta warganet untuk mengisi data sensitif berupa nama pengguna dan nomor Telegram yang aktif. Metode ini diidentifikasi sebagai skema phishing atau upaya pencurian data pribadi yang berpotensi menyalahgunakan akun komunikasi korban. Kementerian Sosial secara konsisten menegaskan bahwa segala bentuk pengecekan dan pendaftaran bantuan sosial hanya dilakukan melalui kanal resmi yang telah disediakan pemerintah.

Kesimpulan

Informasi mengenai pendaftaran bantuan PKH 2026 sebesar Rp900 ribu melalui tautan tersebut adalah hoaks dan termasuk dalam kategori penipuan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengeklik tautan mencurigakan dan selalu merujuk pada situs resmi Kementerian Sosial untuk mendapatkan informasi bantuan yang valid.

 

Rujukan: TurnBackHoax