HARIAN NEGERI - Di tengah dinamika informasi digital yang berkembang pesat, masyarakat diimbau untuk senantiasa mengedepankan literasi dalam menyerap kabar yang beredar di media sosial. Baru-baru ini, sebuah narasi yang mengeklaim adanya rencana audit kekayaan terhadap Luhut Binsar Panjaitan oleh Menteri Keuangan Purbaya telah menjadi sorotan publik.
“SOROTAN PUBLIK TERTUJU KEPADA MENTERI PURBAYA SETELAH IA MENYATAKAN KESIAPANNYA UNTUK MENGAUDIT KEKAYAAN LUHUT BINSAR PANJAITAN SECARA TRANSPARAN MENYUSUL DUGAAN KETERKAITAN PT TOBA DENGAN PENGGUNDULAN HUTAN DI ACEH DAN SUMATERA...”

Penelusuran Fakta

Berdasarkan laporan CekFakta, informasi yang disebarkan oleh akun Facebook “Rizky Andika” pada 18 Januari 2026 tersebut merupakan klaim yang tidak berdasar. Unggahan video yang juga ditemukan pada akun TikTok “fd.farell” ini telah mendapatkan interaksi yang cukup tinggi, dengan lebih dari 17.800 tanda suka dan ribuan komentar per 22 Januari 2026. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan verifikasi mendalam dan menemukan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Menteri Keuangan Purbaya mengenai rencana audit khusus terhadap kekayaan Luhut Binsar Panjaitan terkait isu PT Toba maupun penggundulan hutan di wilayah Aceh dan Sumatera. Narasi yang dibangun dalam unggahan tersebut tidak disertai dengan bukti valid dari sumber pemerintahan maupun media arus utama yang kredibel.

Kesimpulan

Melalui hasil penelusuran tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai rencana audit kekayaan Luhut Binsar Panjaitan oleh Menkeu Purbaya adalah salah atau hoaks. Konten ini termasuk dalam kategori informasi yang menyesatkan karena mencampurkan narasi tanpa dasar dengan isu lingkungan untuk memicu reaksi publik.

 

Rujukan: CekFakta