"Mengapa mereka berhenti menyelam ke kedalaman? Apa yang mereka temukan hingga membuat mereka takut," tulis salah satu pengunggah konten tersebut.
Penelusuran Fakta
Berdasarkan laporan CekFakta, klaim yang menyebutkan NASA berhenti meneliti lautan adalah tidak benar dan menyesatkan. Faktanya, NASA tidak pernah menghentikan penelitian laut. Sebaliknya, lembaga ini terus memainkan peran krusial dalam memantau kesehatan samudra bumi melalui teknologi satelit dan ekspedisi ilmiah. Sejak tahun 1978, NASA justru semakin intensif dalam melakukan observasi laut. Salah satu tonggak sejarahnya adalah peluncuran satelit Seasat pada 1978 yang dirancang khusus untuk memantau samudra. Hingga saat ini, NASA terus meluncurkan misi-misi baru seperti satelit Sentinel-6 Michael Freilich dan misi PACE (Plankton, Aerosol, Cloud, ocean Ecosystem) yang fokus pada ekosistem laut dan iklim global. NASA bekerja sama dengan lembaga lain seperti NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) untuk memahami kenaikan permukaan laut, suhu samudra, dan arus laut yang sangat penting bagi kehidupan di Bumi.Kesimpulan
Narasi yang menyatakan NASA berhenti meneliti laut sejak 1978 karena menemukan sesuatu yang menakutkan adalah informasi yang salah. NASA tetap aktif melakukan penelitian laut menggunakan teknologi mutakhir untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan pemantauan iklim global. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada teori konspirasi yang tidak didukung oleh data ilmiah.
Rujukan: CekFakta

Komentar