HARIAN NEGERI - Sebuah unggahan video di media sosial mendadak viral dengan narasi yang mengklaim memperlihatkan situasi mencekam dan kehancuran total di Lebanon pasca serangan udara yang diluncurkan oleh militer Israel. Video tersebut memperlihatkan kobaran api besar dan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi di sebuah kawasan padat, yang kemudian dikaitkan dengan eskalasi konflik terbaru di wilayah tersebut.
Kondisi terkini di Lebanon setelah serangan udara Israel. Kota hancur lebur.

Penelusuran Fakta

Hasil penelusuran digital menggunakan teknik reverse image search menunjukkan bahwa rekaman video tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan peristiwa konflik bersenjata di Lebanon yang terjadi baru-baru ini. Visual yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan peristiwa lama yang terjadi di lokasi yang berbeda secara geografis. Mengutip penelusuran yang dilakukan oleh TurnBackHoax.ID (GFD), video tersebut sebenarnya merekam kejadian kebakaran besar yang melanda sebuah pasar di Ajman, Uni Emirat Arab, pada Agustus 2020 silam.

Berdasarkan konfirmasi TurnBackHoax.ID (GFD) melalui pencocokan data visual dengan berbagai pemberitaan media internasional, ditemukan bahwa klip tersebut telah beredar luas sejak empat tahun lalu. Penggunaan video lama untuk menggambarkan situasi konflik terkini merupakan pola disinformasi yang sering digunakan untuk memicu kepanikan atau menggiring opini publik di tengah situasi geopolitik yang memanas. Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut adalah kondisi terkini di Lebanon adalah sebuah kekeliruan fakta yang nyata.

Kesimpulan

Informasi yang mengeklaim video tersebut sebagai kondisi terkini di Lebanon setelah serangan Israel adalah tidak benar atau salah. Konten ini merupakan hasil manipulasi konteks di mana video peristiwa lama digunakan untuk menggambarkan kejadian yang berbeda secara kronologis.

Dilansir dari pemeriksaan fakta oleh TurnBackHoax.ID (GFD), informasi ini masuk kategori Salah.

Rujukan Sumber Asli