HARIAN NEGERI - Bandung, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Persis Kota Bandung bersama BNN Kota Bandung dan Kesbangpol Kota Bandung menyelenggarakan program “Bandung Youth Anti Narcotics Movement” sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta dan tamu undangan, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta jajaran pimpinan organisasi dan instansi terkait.

IMG-20260131-WA0084
Kegiatan “Bandung Youth Anti Narcotics Movement” di hadiri 100 orang peserta, Sabtu (31/1/2026)


Program ini menjadi wujud sinergi antara organisasi kepemudaan berbasis nilai keagamaan dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan masyarakat. Kegiatan meliputi sesi edukasi bahaya narkoba, pembekalan nilai keagamaan terkait penjagaan diri, serta deklarasi komitmen anti narkoba oleh seluruh peserta.

Perwakilan Kesbangpol Kota Bandung menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung gerakan pencegahan narkoba melalui kolaborasi dengan organisasi kepemudaan.

“Kesbangpol berkomitmen penuh mendukung kegiatan yang memperkuat ketahanan masyarakat, terutama terkait pencegahan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa,” ujar Perwakilan Kesbangpol Kota Bandung, Sabtu (31/1/2026).

Ketua Tim Rehabilitasi sekaligus Konselor Adiksi di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung, Ibu Susanna Laorensia menyampaikan bahwa ancaman narkoba kini semakin menyasar generasi muda sehingga diperlukan sinergi lintas lembaga.

“Peran HIMA Persis sangat strategis karena memiliki basis kader muda dengan nilai keagamaan yang kuat. BNN siap bersinergi dalam edukasi dan kampanye berkelanjutan,” jelas Susanna Laorensia.

Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah HIMA Persis Jawa Barat, Izmi Agista N.M menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa dampak dari penyalahgunaan narkoba mengarah pada perusakan akal sehat, terkhusus kalangan muda. Upaya Hima Persis Kota Bandung mengangkat isu untuk memerangi penyalahgunaan Narkoba merupakan wujud nyata demi optimalisasi dakwah Persatuan Islam,” ungkap Izmi Agita.

Ketua PD HIMA Persis Kota Bandung, Dzikri Nasrulloh menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi gerakan jangka panjang.

“Program ini akan menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Kami akan terus melakukan edukasi, pendampingan, dan pembinaan bersama pihak terkait,” tegas Dzikri Nasrullah.

Ketua Pelaksana, Ferdiansyah menambahkan bahwa kegiatan dirancang untuk membangun kesadaran sejak dini.

“Kami ingin memastikan seluruh peserta memiliki pemahaman dan tekad kuat untuk menjaga diri dan lingkungan dari ancaman narkoba. Ini bukan akhir tetapi awal dari Gerakan Panjang berkelanjutan,” pungkas Ferdiansyah.

Di penghujung acara Seluruh pelajar dan mahasiswa persis membacakan Deklarasi Komitmen Anti Narkoba, yang berisi tekad untuk menjauhi narkoba, menjaga masa depan sebagai amanah Allah SWT, menjadi teladan gerakan anti narkoba, mendukung program pemerintah dan BNN, serta siap menjadi pemimpin perubahan untuk mensyiarkan dakwah tentang bahaya narkoba di lingkungan masing-masing.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen anti narkoba oleh tamu undangan peserta, perwakilan BNN, Kesbangpol, dan pimpinan organisasi sebagai simbol kesungguhan bersama dalam membangun generasi muda yang sehat, berakhlak, dan bebas narkoba.