HARIAN NEGERI - Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah tautan yang diklaim sebagai formulir pendaftaran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun 2026 dengan nominal Rp900 ribu. Pesan berantai ini menyebar luas melalui platform pesan instan dan media sosial, menjanjikan pencairan dana cepat bagi masyarakat yang mendaftar melalui link tersebut.
Hoaks Tautan Daftar Bansos PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos

Penelusuran Fakta

Mengutip penelusuran yang dilakukan oleh Tirto.id, informasi mengenai tautan pendaftaran Bansos PKH 2026 sebesar Rp900 ribu tersebut adalah tidak benar atau hoaks. Berdasarkan data yang dihimpun Tirto.id, Kementerian Sosial (Kemensos) tidak pernah merilis tautan pendaftaran bantuan sosial melalui domain yang tidak resmi atau pesan berantai di media sosial. Tautan yang beredar tersebut terindikasi sebagai upaya penipuan atau phishing yang bertujuan untuk mencuri data pribadi masyarakat dengan kedok bantuan pemerintah. Lebih lanjut, mekanisme pendaftaran bantuan sosial dari pemerintah, khususnya PKH, dilakukan secara resmi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Masyarakat diminta untuk melakukan pengecekan atau pendaftaran hanya melalui aplikasi resmi "Cek Bansos" milik Kemensos atau melalui perangkat desa/kelurahan setempat, bukan melalui tautan mencurigakan yang tersebar di internet. Selain itu, penetapan anggaran dan jadwal penyaluran untuk tahun 2026 belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah, sehingga klaim mengenai nominal spesifik Rp900 ribu untuk tahun tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Kesimpulan

Informasi mengenai tautan pendaftaran Bansos PKH 2026 senilai Rp900 ribu adalah hoaks dan merupakan modus penipuan. Dilansir dari pemeriksaan fakta oleh Tirto.id, informasi ini masuk kategori False dan misleading.

 

Rujukan: Artikel Asli Tirto.id