HARIAN NEGERI, Jakarta - Pengurus Provinsi Federasi Sepeda Indonesia (ICF) DKI Jakarta menyusun peta jalan pembinaan balap sepeda yang lebih terstruktur dan berorientasi prestasi melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Jakarta International Velodrome, Sabtu.
“Melalui Rakerprov ini, kami ingin memastikan ICF DKI Jakarta mampu menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan prestasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Jakarta,” ujar Ketua ICF DKI Jakarta Novian Herbowo dalam keterangan resmi.
Rakerprov ICF DKI Jakarta 2026 mengusung tema “Transformasi Menuju Jakarta Berprestasi” sebagai upaya memperkuat arah kebijakan organisasi di tengah persaingan olahraga yang semakin kompetitif.
Novian menjelaskan, transformasi yang dilakukan tidak hanya mencakup program kerja, tetapi juga perubahan pola pikir dan tata kelola organisasi agar lebih adaptif. Forum ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyusun strategi pembinaan ke depan, termasuk penguatan sistem berjenjang dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam dua tahun terakhir, atlet sepeda DKI Jakarta mencatat sejumlah capaian, di antaranya satu medali emas dan dua perak pada Pekan Olahraga Nasional 2024, serta torehan medali di berbagai kejuaraan nasional dan internasional.
Meski demikian, Novian mengakui masih ada tantangan seperti keterbatasan pendanaan, kebutuhan peningkatan infrastruktur, serta regenerasi atlet. “Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, KONI, pihak swasta, dan komunitas menjadi kunci dalam memperkuat pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah menilai Rakerprov memiliki arti strategis dalam menentukan arah pengembangan balap sepeda Jakarta ke depan.
Ia mengapresiasi capaian atlet DKI Jakarta pada PON 2024 yang meraih satu emas dan dua perak dari nomor road race dan BMX. “Rakerprov ini harus menjadi ajang evaluasi yang konstruktif sekaligus menyusun program yang lebih terukur dan berorientasi prestasi,” kata Andri.
Dispora DKI Jakarta, lanjut dia, berkomitmen mendukung pembinaan melalui penyediaan sarana prasarana, peningkatan kualitas pelatih, serta program pembinaan berkelanjutan.
Dalam Rakerprov tersebut juga terjadi perubahan struktur organisasi, yakni bergabungnya Sekretaris Dispora DKI Jakarta Zuhud Pana Graha sebagai Pengurus Antar Waktu yang menggantikan posisi Ketua Harian periode 2024–2028. Kehadirannya diharapkan memperkuat koordinasi antara ICF DKI Jakarta dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan program pembinaan yang lebih efektif.


Komentar