HARIAN NEGERI - RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG - Pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di Kota Bandung berlangsung aman dan tertib meski jumlah hewan kurban yang diperiksa tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap memperketat pengawasan kesehatan hewan demi memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di Kota Bandung berlangsung aman dan tertib meski jumlah hewan kurban yang diperiksa tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap memperketat pengawasan kesehatan hewan demi memastikan daging kurban aman dikonsumsi masyarakat.Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mencatat sebanyak 2.313 ekor hewan telah menjalani pemeriksaan post mortem hingga 28 Mei 2026 pukul 12.00 WIB.
Jumlah hewan kurban terdiri atas 1.065 sapi dan 1.248 domba maupun kambing.Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan jumlah pemeriksaan tahun ini turun sekitar 36,4 persen dibanding Iduladha 2025 yang mencapai 3.403 ekor hewan. Penurunan itu diduga dipengaruhi perubahan pola pemotongan hewan dan kondisi daya beli masyarakat.Meski demikian, Gin Gin memastikan pengawasan tetap dilakukan secara maksimal. Sebanyak 184 petugas ante mortem diterjunkan sejak 11 Mei 2026 untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di lokasi penjualan, masjid, peternakan, hingga rumah potong hewan.Gin Gin mengungkapkan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular, anthrax, brucellosis, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta Lumpy Skin Disease (LSD).“Hewan yang lolos pemeriksaan diberikan stiker Sehat dan Layak lengkap dengan barcode digital yang dapat dipindai masyarakat melalui aplikasi e-Selamat,” ujar Gin Gin,.Gin Gin menyebutkan DKPP mencatat sebanyak 17.984 ekor hewan kurban diperiksa selama Iduladha tahun ini.
Dari jumlah tersebut, 81,88 persen dinyatakan sehat dan layak untuk dikurbankan, sedangkan sisanya dinilai tidak memenuhi syarat karena faktor usia maupun kondisi fisik.“Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, DKPP juga menerjunkan 200 petugas post mortem ke lokasi pemotongan di 30 kecamatan se-Kota Bandung,” katanya.Petugas memeriksa organ dalam seperti hati, paru-paru, ginjal, limpa, dan jantung guna memastikan daging yang dibagikan aman dikonsumsi masyarakat.“Ini memberikan kepastian dan ketenangan bagi masyarakat dalam membeli dan mengonsumsi daging kurban. Sekaligus menjadi edukasi bahwa hewan kurban harus benar-benar sehat dan layak,” ujar Gin Gin.Gin Gin menyebut hasil pengawasan Iduladha tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan pengawasan hewan kurban pada tahun mendatang.(dsn)


Komentar