HARIAN NEGERI - Karawang, Jumat (2/1/2026), Koordinator Wilayah Brigade Pelajar Islam Indonesia (PII) Jakarta menyelenggarakan Latihan Brigade Tingkat Dasar (LBTD) 2025 sebagai upaya membekali kader pelajar dengan kemampuan berpikir strategis, siaga digital, dan kesadaran sosial dalam mengawal isu-isu publik, termasuk persoalan pertambangan di Karawang Selatan.
Komandan Brigade PII Jakarta, Abu Darda Sungkar, menegaskan bahwa keterlibatan kader dalam isu lingkungan harus berangkat dari pemahaman yang utuh dan sikap yang terukur. Ia merujuk pada prinsip strategi Sun Tzu tentang pentingnya mengenali situasi sebelum bertindak.
“Sun Tzu mengajarkan bahwa kemenangan lahir dari pengetahuan dan perhitungan, bukan dari keberanian yang gegabah. Mengawal isu tambang berarti memahami data, dampak, dan konteks sosialnya, agar keberpihakan kita benar-benar membawa kemaslahatan,” ujar Abu Darda Sungkar.
Darda juga menambahkan bahwa Melalui LBTD 2025, peserta dididik agar menjadi kader yang militan serta berkarakter cermat, cekatan, dan efektif. Serta dibekali pengajaran literasi digital agar mampu mengawal isu pertambangan secara kritis, etis, dan bertanggung jawab, tanpa terjebak pada provokasi maupun disinformasi.
“LBTD diharapkan melahirkan kader Brigade PII yang tidak hanya responsif terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga matang dalam sikap, cermat dalam membaca kebijakan, dan konsisten memperjuangkan keadilan sosial serta keberlanjutan alam,” pungkasnya.

Komentar