HARIAN NEGERI -
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar seluruh korban kecelakaan tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Bekasi Timur mendapatkan perawatan medis yang optimal di rumah sakit. Selain itu, saat mengunjungi para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Presiden juga memastikan ketersediaan peralatan medis yang diperlukan untuk penanganan korban.Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa dalam kunjungannya, Presiden memberikan petunjuk agar pelayanan terbaik diberikan kepada seluruh korban.
Presiden juga mendengarkan masukan dari Kepala Rumah Sakit mengenai penanganan dan kebutuhan peralatan di rumah sakit.Mensesneg menambahkan bahwa Presiden Prabowo telah menerima laporan dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin terkait insiden tersebut.
Presiden memerintahkan sejumlah langkah penanganan, termasuk investigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.Presiden juga menyoroti pentingnya aspek keselamatan di perlintasan kereta api yang belum dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai. Ia meminta agar jajaran terkait segera melakukan penataan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, salah satunya melalui pembangunan flyover.Mensesneg menjelaskan bahwa terdapat sekitar 1.800 perlintasan kereta api yang perlu dijaga atau dibangun flyover untuk memastikan keamanan jalur persimpangan kereta api dari potensi kecelakaan.
Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden seperti yang terjadi di Bekasi.


Komentar