HARIAN NEGERI - Komunitas petualangan dan otomotif tidak hanya identik dengan perjalanan lintas alam. Hal itu ditegaskan dalam Kopi Darat Bersama (Kopdar) perdana Overlanding Indonesia Jawa Barat yang digelar , sekaligus menjadi momentum penguatan misi sosial organisasi.RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Komunitas petualangan dan otomotif tidak hanya identik dengan perjalanan lintas alam. Hal itu ditegaskan dalam Kopi Darat Bersama (Kopdar) perdana Overlanding Indonesia Jawa Barat yang digelar , sekaligus menjadi momentum penguatan misi sosial organisasi.Hingga berita ini diturunkan, donasi pendidikan yang terkumpul dalam kegiatan Kopi Darat Overlanding Indonesia Jawa Barat telah mencapai Rp32 juta dan masih terus bertambah.Ketua Umum Overlanding Indonesia Jawa Barat, Ali Nurdin menegaskan Overlanding bukan sekadar aktivitas berkendara menuju lokasi-lokasi terpencil.
Organisasi yang berdiri sejak 2020 itu hadir sebagai wadah yang mengedepankan persaudaraan, kepedulian sosial, kecintaan terhadap alam, serta tanggung jawab dalam menjelajahi berbagai wilayah Indonesia.“Kehadiran ratusan anggota komunitas dan tamu undangan menjadi energi baru bagi pengurus daerah Jawa Barat untuk membangun organisasi yang lebih solid, terbuka, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Ali,.Ali menilai perjalanan yang dilakukan para overlander selalu menyimpan pelajaran hidup yang berharga sekaligus memperkuat rasa syukur atas kekayaan alam Indonesia.Menurutnya, konsep overlanding tidak diukur dari jenis kendaraan maupun jarak tempuh yang dicapai. Yang lebih penting nilai kebersamaan yang tumbuh selama perjalanan, kemampuan menghadapi tantangan bersama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat yang ditemui di sepanjang rute perjalanan.Ali mengatakan Jawa Barat memiliki potensi alam yang sangat besar, mulai dari kawasan pegunungan, hutan, hingga garis pantai yang panjang. Seluruh kekayaan dinilai dapat menjadi ruang belajar bersama untuk dieksplorasi secara bertanggung jawab sekaligus dilestarikan demi generasi mendatang.“Overlanding Indonesia Jawa Barat berkomitmen membangun organisasi yang inklusif dan kolaboratif, serta membuka ruang bagi seluruh kalangan tanpa memandang latar belakang profesi, jenis kendaraan, maupun asal komunitas selama memiliki semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap Indonesia,” katanya.Ali berharap kopdar perdana menjadi titik awal lahirnya berbagai program kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan wisata dan petualangan, tetapi juga mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.Pembina Overlanding Indonesia Jawa Barat yang juga Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Oke Djunjunan menyampaikan apresiasinya terhadap terbentuknya kepengurusan Overlanding Indonesia Jawa Barat yang dinilai bergerak cepat membangun organisasi meski baru terbentuk sekitar satu bulan.“Jawa Barat selama ini dikenal sebagai salah satu barometer perkembangan komunitas otomotif nasional,” ujar Oke.Oke menilai setiap gerakan positif yang lahir dari Jawa Barat sering kali menjadi inspirasi bagi komunitas serupa di berbagai daerah lainnya.Oke menegaskan kehadiran Overlanding Indonesia Jawa Barat berpotensi menjadi wadah besar yang mampu merangkul berbagai komunitas otomotif dalam semangat silaturahmi dan kolaborasi.
Ia optimistis organisasi dapat berkembang pesat karena didukung oleh tokoh-tokoh otomotif dan komunitas yang aktif di daerah.Lebih jauh, Oke menilai aktivitas overlanding memiliki keunikan karena bersentuhan langsung dengan alam terbuka. Di tengah tren masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau kawasan perkotaan, kegiatan menjelajah alam dinilai mampu menghadirkan pengalaman berbeda sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.Oke mengungkapkan kendaraan yang digunakan para anggota overlanding dinilai memiliki kemampuan menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.


Komentar