HARIAN NEGERI - Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismaiil mengimbau aparat kewilayahan untuk memantau dan mengawasi kondisi lingkungan masing-masing.Terutama para pengurus RT dan RW untuk lebih pro aktif dalam mendata serta memantau para penghuni kos dan kontrakan di wilayahnya.Ia mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Oleh karena itu, keamanan lingkungan masyarakat harus diperketat.“Seperti diketahui ada penyekapan dan penganiayaan di Cileunyi, Kabupaten Bandung yang terjadi selama tiga tahun,”katanya,.Ia menambahkan, kawasan permukiman yang memiliki banyak rumah kontrakan dan indekos menuntut semua pihak untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan.“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperkuat pengawasan lingkungan.
RT dan RW harus mengenal siapa saja yang tinggal di wilayahnya, termasuk penghuni kos dan kontrakan,” katanya.Lebih lanjut ia mengatakan, pengurus lingkungan perlu lebih rutin melakukan pendataan dan pemantauan terhadap rumah sewa yang berada di wilayah masing-masing.“Dengan begitu, identitas penghuni dapat diketahui secara jelas dan potensi gangguan keamanan bisa diantisipasi sejak dini,” tambahnya.Ia menegaskan pengawasan lingkungan tidak boleh hanya dilakukan setelah muncul persoalan.
Upaya pencegahan harus menjadi bagian dari rutinitas yang dijalankan oleh perangkat lingkungan bersama masyarakat.“Selain peran RT dan RW, saya ingatkan terkait pentingnya kepedulian warga terhadap kondisi di sekitar tempat tinggalnya.
Tetangga memiliki peran besar dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” imbuhnya.“Masyarakat tidak boleh bersikap acuh apabila menemukan aktivitas yang dianggap tidak biasa atau mencurigakan. Saya meminta warga segera berkomunikasi dengan pengurus lingkungan apabila melihat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan,” katanya.Jeje menilai kasus yang terjadi di Cileunyi menunjukkan pentingnya kepekaan sosial di tengah masyarakat.
Ia meyakini berbagai persoalan dapat lebih cepat terdeteksi apabila warga saling mengenal dan peduli satu sama lain.Ia juga meminta RT dan RW melakukan verifikasi ulang terhadap identitas penghuni kos maupun kontrakan, termasuk memastikan data penghuni dan tamu yang datang tercatat dengan baik.“Kalau lingkungan saling mengenal dan peduli, berbagai potensi masalah bisa lebih cepat diketahui.
Karena itu pendataan penghuni harus jelas dan diperbarui secara berkala,” ujarnya.Menurut Jeje, data penghuni yang lengkap akan memudahkan pengurus lingkungan maupun aparat ketika diperlukan koordinasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.“Saya berharap peristiwa yang terjadi di Cileunyi menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk memperkuat pengawasan lingkungan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya. (KRO)


Komentar