SERANG, HARIAN NEGERI — Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kantor Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekonomi berbasis desa melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan koperasi desa.
Mengusung tema “Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Koperasi Desa sebagai Instrumen Penguatan Ekonomi Lokal”, kegiatan tersebut sejalan dengan program Koperasi Desa Merah Putih yang mendorong penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
PKM ini diketuai oleh Andi Sunandi bersama tim mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNPAM yang berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan sosialisasi dan diskusi bersama warga. Turut hadir Kepala Desa Ranjeng, Sapta Mulyana, S.Hum, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Aziz Reza Randisa, S.IP., M.IP., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan juga diikuti oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, dan warga yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa memaparkan pentingnya koperasi desa sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Dari perspektif Ilmu Pemerintahan, kegiatan ini menekankan pentingnya collaborative governance, yakni sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi dalam menciptakan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan. Pendekatan ini dinilai relevan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi rakyat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ranjeng mengapresiasi kontribusi mahasiswa UNPAM dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong partisipasi aktif warga dalam pengembangan koperasi desa sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan menegaskan bahwa PKM tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam memahami praktik pemerintahan di tingkat desa serta implementasi kebijakan publik secara langsung.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan koperasi desa, mulai dari manajemen kelembagaan, membangun kepercayaan masyarakat, hingga inovasi usaha berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari praktik good governance di tingkat lokal.
Baca Juga :
Cuaca Jakarta Hari Ini: Berawan Sepanjang HariAcara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta penyerahan cinderamata sebagai simbol sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional dari desa.


Komentar