HARIAN NEGERI -

Pemerintah terus mempercepat proses transformasi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar lebih sehat, efisien, dan kompetitif. Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria menyampaikan hal tersebut setelah rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

Tahun ini, restrukturisasi BUMN harus selesai tepat waktu dan secara fundamental.

Pemerintah juga melakukan konsolidasi di sektor strategis dengan menggabungkan perusahaan pengelola aset dan perusahaan logistik nasional.

Penguatan sektor transportasi publik, terutama perkeretaapian, juga menjadi fokus. Elektrifikasi jalur kereta di rute strategis sedang dipersiapkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Pemerintah juga menekankan penyelesaian restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Proses finalisasi telah mencapai tahap akhir dan akan diumumkan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam waktu dekat.

Dampak dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, tidak signifikan terhadap kinerja BUMN secara keseluruhan.

Transformasi BUMN bertujuan untuk mempercepat kinerja dan layanan publik yang lebih baik ke depannya.