HARIAN NEGERI -
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman antara Republik Indonesia dan Republik Korea di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae,.
Pertukaran MoU ini memperkuat kemitraan strategis kedua negara dengan kesepakatan di berbagai sektor prioritas seperti ekonomi, energi, digital, kesehatan, dan industri masa depan.
MoU yang dipertukarkan mencakup berbagai bidang seperti dialog strategis, kerja sama ekonomi, mineral kritis, pengembangan digital, AI untuk kesehatan, energi bersih, CCS, industri jasa, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan kerja sama keuangan.
Kerja sama ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat ketahanan industri, serta mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih.
Kolaborasi lintas sektor ini juga memperdalam hubungan bilateral Indonesia–Republik Korea, memperkuat posisi kedua negara sebagai mitra strategis dalam menghadapi tantangan global, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.


Komentar