HARIAN NEGERI, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto merampungkan rangkaian kunjungan kerjanya di London, Inggris, pada Rabu sore waktu setempat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF).

Keberangkatan Presiden Prabowo menuju Davos menggunakan pesawat Garuda Indonesia-1 dilepas oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Britania Raya merangkap Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional Desra Percaya, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey, serta Atase Pertahanan RI untuk Inggris merangkap Norwegia Kolonel Inf. Wiyata Sempana Aji di Bandara Stansted, London.

Sebelum menaiki pesawat, Presiden Prabowo menyalami satu per satu pejabat Indonesia dan Inggris yang hadir melepas keberangkatannya. Dari London, Presiden Prabowo bertolak ke Davos bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta putra Presiden, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo.

Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda penting. Pada Selasa (20/1), Presiden untuk kedua kalinya bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London. Pertemuan tersebut diawali dengan pertemuan empat mata, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris.

Usai pertemuan di Downing Street, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan bertemu Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy serta perwakilan CEO dari Indonesia dan Inggris. Pertemuan itu dirangkaikan dengan jamuan makan siang yang digelar oleh Wakil PM Inggris.

Masih pada hari yang sama, Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan Russell Group, yakni kelompok 24 universitas terkemuka Inggris, untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan.

Pada Rabu pagi, Presiden Prabowo bersama Raja Charles III bertemu dengan kelompok filantropi dan pegiat lingkungan di Lancaster House guna membahas isu pelestarian lingkungan dan konservasi satwa. Selepas agenda tersebut, Presiden Prabowo berjalan kaki menuju Clarence House, kediaman Raja Charles III, untuk melaksanakan pertemuan tertutup yang menjadi penutup rangkaian kunjungannya di London.

Setelah menyelesaikan agenda di Inggris, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk mengikuti World Economic Forum, yang mempertemukan para pemimpin dunia, pelaku ekonomi, dan pemangku kepentingan global dalam membahas tantangan serta arah perekonomian dunia ke depan.