HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Cek Fakta: Hoaks Dedi Mulyadi Bagikan Rp 100 Juta dengan Tebak Nama Provinsi di Facebook'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.
Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Juli 2026. Berikut isi postingannya: "𝐀𝐬𝐬𝐚𝐥𝐚𝐦𝐮𝐚𝐥𝐚𝐢𝐤𝐮𝐦" 🎉SELAMAT UNTUK BAPAK/IBU YG TELAH MENEMUKAN POSTINGAN SAYA 🎇🎆🎆 KAMU BERHAK MENERIMA HADIAH BANTUAN DARI SAYA DEDI MULYADI SEBESAR Rp (100JUTA)💶.
SESUAI JANJI SAYA AKAN BANTU" Lalu benarkah postingan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi membagikan uang Rp 100 juta dengan menebak nama provinsi di Facebook? Cek Fakta
Foto itu diunggah situs berita Bandung.bisnis.com pada 27 Agustus 2024 dalam artikel berjudul "Pilgub Jabar 2024: Dedi Mulyadi Minta Kompetitor Tak Gunakan Isu Politik Identitas" Selain itu dalam kolom komentar dalam postingan itu terdapat ajakan untuk menghubungi pesan pribadi yang terdapat pada akun tersebut. Ini merupakan modus agar masyarakat mengklik tautan menuju website yang bisa mencuri data ataupun terhubung dengan pinjaman online ilegal. Kesimpulan Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori SALAH.
Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.
Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli


Komentar