HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Natalius Pigai: Kasus Penyiraman Air Keras Tidak Ada Sangkut Pautnya dengan Saya'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.

Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. Akun Facebook “Next Times” pada Senin, mengunggah informasi [arsip] yang menyebutkan bahwa dalam kasus penyiraman air keras pada Andrie Yunus, tidak ada sangkut pautnya dengan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. Informasi itu disertai dengan narasi sebagai berikut: Pigai menjelaskan "Masyarakat harus bisa membedakan Mana Kriminal dan mana yang HAM.

Baca Juga:
Kemenkeu

Kriminal adalah tindakan kejahatan baik direncanakan maupun tidak di rencanakan, sedangkan HAM adalah ketetapan manusia akan hak2 untuk hidup dan bebas berpendapat. Jadi kasus penyiraman Air keras tidak ada sangkut pautnya denga saya "Ungkap Pigai Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 10 ribu komentar, 19 ribu reaksi, dan 900 dibagikan ulang. Tim Pemeriksa Fakta

Hasilnya, ditemukan video yang dimuat di laman

Tidak ditemukan kutipan resmi maupun rekaman pernyataan yang mendukung klaim tersebut, sehingga isi pernyataan yang beredar terindikasi telah dipelintir atau dibuat-buat. Sebagai konteks, kasus penyiraman air keras pernah menimpa Andre Yunus, seorang aktivis antikorupsi yang diserang oleh orang tak dikenal. Peristiwa tersebut menuai perhatian luas publik dan dikecam oleh berbagai pihak karena dianggap sebagai bentuk kekerasan serius yang melanggar hak asasi manusia.

Salah Sumber: