HARIAN NEGERI, Jakarta - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, kembali menembus final Australian Open untuk dua edisi berturut-turut setelah meraih kemenangan dramatis pada babak semifinal, Sabtu.
Pasangan yang akrab disapa Ana/Trias itu memastikan tiket final Australian Open 2026 usai mengalahkan wakil Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-14, 21-10 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, dalam turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Ana/Trias yang kembali menunjukkan konsistensi mereka di turnamen bergengsi tersebut setelah juga mencapai partai puncak pada edisi 2025.
“Pasti senang bisa kembali ke final di sini, tapi masih belum selesai. Masih ada besok, jadi kami harus lebih semangat dan mengeluarkan seluruh tenaga,” ujar Trias dalam keterangan pascalaga yang dirilis PBSI.
Pada pertandingan semifinal, Ana mengakui lawan tampil lebih siap dibanding pertemuan sebelumnya. Menurutnya, pasangan Taiwan mampu menerapkan pola permainan yang menyulitkan sehingga membuat mereka kehilangan ritme pada gim pertama.
“Mereka belajar dari pertemuan pertama dan mereka sudah siap dengan polanya hari ini. Di gim pertama kami terbawa ritme dan tempo mereka. Setelah itu kami bisa menemukan cara yang tepat untuk bangkit,” kata Ana.
Setelah tertinggal satu gim, pasangan Indonesia mampu meningkatkan agresivitas permainan dan mengontrol jalannya pertandingan. Perubahan strategi tersebut berhasil membalikkan keadaan hingga akhirnya mengamankan kemenangan dalam waktu tiga gim.
Keberhasilan kembali mencapai final juga membuka peluang bagi Ana/Trias untuk menuntaskan rasa penasaran setelah gagal meraih gelar pada edisi sebelumnya. Pada final Australian Open 2025, mereka harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari sesama wakil Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Menghadapi partai final, Ana/Trias menegaskan kesiapan mereka menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi demi meraih gelar juara pertama di Australian Open.
“Siapapun lawannya pasti kami harus siap untuk besok, tapi kami berharap Rachel/Febi bisa menang untuk mengulang final tahun lalu untuk Indonesia,” ujar Trias.
Keberhasilan Ana/Trias menembus final menjadi kabar positif bagi bulu tangkis Indonesia sekaligus memperbesar peluang Merah Putih membawa pulang gelar dari ajang BWF World Tour Super 500 tersebut.


Komentar