HARIAN NEGERI, Jakarta - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak pernah bosan dengan perasaan memenangi trofi setelah mengantar timnya menjuarai Piala Liga Inggris untuk kelima kalinya.

City memastikan gelar usai menaklukkan Arsenal dengan skor 2-0 pada pertandingan final di Stadion Wembley, Senin dini hari WIB.

“Saya masih menikmatinya. Hari ini adalah tantangan nyata dan tidak ada yang memberi kami apapun dengan mudah,” ujar Guardiola seperti dikutip dari laman resmi klub.

Ia menilai kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah, terutama menghadapi Arsenal yang tampil impresif sepanjang musim ini.

“Kami tidak menyesali tantangan ini, memang seperti itulah olahraga. Mereka adalah yang terbaik sejauh ini. Di babak kedua, saya bahkan tidak percaya kami bisa melakukan itu melawan Arsenal, tapi kami melakukannya,” tambahnya.

Kemenangan City ditentukan oleh dwigol Nico O’Reilly dalam rentang empat menit di awal babak kedua, yang sekaligus menghadirkan trofi pertama bagi klub musim ini.

Gelar tersebut menjadi trofi ke-19 bagi Guardiola sejak menangani Manchester City, sekaligus melanjutkan tradisi suksesnya bersama klub. Trofi pertamanya bersama City juga diraih di ajang yang sama pada 2018, saat menghadapi Arsenal.

Guardiola menilai keberhasilan ini penting bagi para pemainnya, terutama mereka yang baru merasakan atmosfer final untuk pertama kalinya, seperti James Trafford, Abdukodir Khusanov, Nico O’Reilly, dan Antoine Semenyo.

“Ada banyak pemain yang merasakan pengalaman pertama, dan itu bagus. Itu memberi kami keyakinan bahwa kami bisa melakukannya,” ujar mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich tersebut.

Manchester City kini memasuki jeda internasional dengan satu trofi di tangan, namun masih berpeluang menambah gelar. Mereka akan menghadapi Liverpool pada perempat final Piala FA, serta terus bersaing di Liga Inggris meski tertinggal dari Arsenal.

Guardiola menegaskan kemenangan di final tidak akan memengaruhi persaingan liga, namun bisa menjadi modal penting untuk laga-laga selanjutnya.

“Jika mereka kehilangan poin, kami akan mencoba memenangi pertandingan kami dan kita lihat nanti apa yang terjadi,” pungkasnya.