HARIAN NEGERI, Jakarta — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang secara resmi mengangkat Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, sebagai Anggota Kehormatan HMI Cabang Palembang. Pengangkatan tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan audiensi Pengurus HMI Cabang Palembang Periode 2025–2026 bersama Wali Kota Palembang, Selasa (20/1/2026), bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Palembang.

Pengangkatan Ratu Dewa sebagai Anggota Kehormatan HMI Cabang Palembang merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan kontribusinya dalam mendorong kemajuan Kota Palembang. Khususnya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta keterbukaan terhadap partisipasi generasi muda dan mahasiswa dalam proses pembangunan daerah.

Sekretaris Umum HMI Cabang Palembang, Yongki, menyampaikan bahwa penetapan Ratu Dewa sebagai Anggota Kehormatan didasarkan pada kesesuaian nilai-nilai kepemimpinan yang dijalankan dengan cita-cita perjuangan HMI, yakni keislaman dan keindonesiaan.

“Beliau kami nilai memiliki komitmen yang kuat terhadap pembangunan yang inklusif serta memberi ruang dialog dan partisipasi bagi mahasiswa. Hal ini sejalan dengan semangat HMI sebagai organisasi kader yang berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” ujar Yongki.

Ia menambahkan, HMI Cabang Palembang berharap pengangkatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa dalam mengawal pembangunan Kota Palembang yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh HMI Cabang Palembang. Ia menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Saya berharap komunikasi dan kolaborasi dengan HMI dapat terus terjalin demi kemajuan Kota Palembang,” kata Ratu Dewa.

Kegiatan audiensi tersebut juga menjadi forum dialog strategis antara Pengurus HMI Cabang Palembang dan Pemerintah Kota Palembang terkait isu-isu kepemudaan, pendidikan, serta pembangunan daerah.