HARIAN NEGERI, Jakarta - Pelaksanaan Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026 di Jakarta pada 20–27 Februari tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi bagi atlet muda, tetapi juga memberikan efek berganda bagi sektor olahraga dan ekonomi.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI), Firtian Judiswandarta, mengatakan respons peserta mancanegara terhadap penyelenggaraan di Jakarta sangat positif dan penuh antusias.

“Ini adalah kejuaraan kadet dan junior pertama di zona Asia pada 2026. Jadi mereka sangat antusias. Selain itu, ajang ini juga menjadi bagian penting dari perburuan tiket menuju Youth Olympic Games 2026 di Dakar,” kata Firtian di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, kejuaraan tingkat Asia untuk kelompok umur kadet dan junior hanya digelar satu kali setiap tahun, dan pada 2026 Jakarta menjadi satu-satunya tuan rumah di kawasan Asia.

Sebanyak 26 negara ambil bagian dengan total sekitar 801 atlet. Jika ditambah orang tua dan pendamping, jumlah orang yang datang dan tinggal di Jakarta selama kejuaraan diperkirakan melampaui 1.600 orang.

Firtian menyebut kehadiran ratusan delegasi asing tersebut memberikan dampak ekonomi langsung bagi kota tuan rumah.

“Rata-rata setiap delegasi mengeluarkan biaya sekitar Rp800 juta sampai Rp1,2 miliar hanya untuk kebutuhan kamar hotel. Belum termasuk konsumsi, perlengkapan, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, ajang internasional seperti ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memasarkan produk olahraga, perlengkapan anggar, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

“Kalau berbicara industri olahraga, ini bukan sekadar pertandingan. Ada sport tourism, sport entertainment, hingga sport product yang ikut bergerak,” tutur dia.

Kejuaraan ini juga menjadi momentum penting bagi Indonesia setelah terakhir kali menjadi tuan rumah ajang anggar kadet dan junior tingkat internasional pada 2011.

“Tidak setiap tahun Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah. Ini membuka jalan untuk event yang lebih besar ke depan,” kata Firtian.