HARIAN NEGERI, Jakarta - Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menegaskan bahwa FFI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai induk organisasi resmi sepak bola nasional.
Penegasan tersebut disampaikan Michael saat menanggapi sejumlah isu terkait posisi futsal dalam ekosistem sepak bola Indonesia.
“Kami di FFI memiliki pemahaman yang jelas dan tegas bahwa futsal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sepak bola. Ini bukan hanya kondisi di Indonesia, tetapi juga berlaku di seluruh dunia,” ujar Michael melalui keterangan resmi, Senin.
Michael menjelaskan bahwa secara global, futsal berada di bawah naungan FIFA sebagai lembaga tertinggi sepak bola dunia. Seluruh kompetisi futsal internasional, mulai dari Piala Dunia hingga kejuaraan regional, diselenggarakan dalam kerangka FIFA.
“Futsal dunia ada di bawah FIFA. Semua kompetisi internasional, mulai dari Piala Dunia, Piala Asia, Piala AFF, hingga laga persahabatan tim nasional futsal, berada dalam kerangka FIFA. Maka di Indonesia, futsal juga berada di bawah federasi sepak bola nasional, yakni PSSI,” jelasnya.
Lebih lanjut, Michael menilai keberhasilan negara-negara kuat futsal dunia seperti Brasil, Spanyol, Argentina, dan Portugal tidak terlepas dari sinergi yang erat antara futsal dan sepak bola di negara-negara tersebut.
“Kami ingin futsal Indonesia kokoh di tingkat dunia. Kuncinya adalah keselarasan dengan PSSI dan ekosistem sepak bola nasional. Itu yang dilakukan negara-negara besar futsal dunia. Karena itu, visi kepengurusan kami di FFI adalah terus memperkuat relasi dengan PSSI agar futsal Indonesia naik kelas,” tambahnya.
Terkait pernyataan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang disampaikan dalam Kongres PSSI Juni 2025, Michael menegaskan bahwa status FFI sebagai asosiasi anggota PSSI sudah sangat jelas.
“Saya hadir langsung di Kongres PSSI dan mendengar pernyataan Pak Erick. Saya sepakat 100 persen bahwa futsal berada di bawah naungan PSSI. Kami juga berterima kasih atas dukungan PSSI yang selama ini terus mendorong kemajuan futsal dan mempercayakan FFI untuk berkembang sebagai asosiasi anggota,” kata Michael.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah berdiskusi secara langsung dengan Erick Thohir mengenai pengembangan futsal dan sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.
“Kami sepakat, futsal Indonesia harus maju dan sepak bola Indonesia juga harus maju. Fondasi dan fundamental keduanya sama dan ini berlaku di seluruh dunia. Pak Erick memberikan dukungan penuh kepada kami untuk terus membangun futsal Indonesia. Kami juga memohon dukungan dari seluruh pecinta futsal dan sepak bola atas sinergi yang terus kami bangun,” ujarnya.
Dalam dua tahun terakhir, futsal Indonesia mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di tingkat Asia Tenggara. Tim nasional futsal putra dan putri Indonesia berhasil meraih medali emas dan perak pada SEA Games 2025 Thailand.
Prestasi tersebut dilanjutkan oleh tim junior, di mana timnas futsal putra U-16 menjadi juara Kejuaraan Futsal ASEAN U-16 2025, sementara timnas putra U-19 meraih posisi runner-up pada Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025.
“Dalam dua tahun terakhir, dukungan dan kehadiran rekan-rekan dari PSSI sangat besar bagi kemajuan futsal. Kami berterima kasih dan pada 2026, hubungan ini saya pastikan akan semakin kuat,” tutup Michael.

Komentar