HARIAN NEGERI - Jakarta, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) memberikan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait langkah tegas dalam menangani kasus penangkapan oknum jaksa yang terjadi belakangan ini. PB PII menilai tindakan Polri merupakan bukti komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu di Indonesia.
Ketua Umum PB PII, Kevin Prayoga, menyatakan bahwa langkah Polri dalam membongkar praktik culas di tubuh lembaga penegak hukum harus dikawal bersama demi menjaga marwah keadilan di tanah air.
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah berani Polri dalam menangani kasus penangkapan jaksa baru-baru ini. Tidak ada tempat bagi para pelaku korupsi dan mafia hukum di negeri ini, apa pun instansinya. Supremasi hukum harus ditegakkan seadil-adilnya," tegas Kevin .
Selain memberikan dukungan kepada Polri, Kevin Prayoga juga memberikan catatan kritis terkait jalannya proses hukum. Ia meminta dengan tegas agar institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam melindungi pihak-mana pun yang sedang tersandung kasus korupsi.
Menurut Kevin, penanganan kasus korupsi, termasuk yang melibatkan oknum di berbagai sektor, harus berjalan secara transparan dan akuntabel tanpa adanya intervensi atau perlindungan dari kekuatan instansi mana pun.
"Kami meminta dengan hormat kepada institusi TNI untuk tetap setia pada tupoksinya dan tidak memberikan perlindungan dalam bentuk apa pun terhadap segala jalannya penanganan kasus korupsi. Biarkan proses hukum berjalan secara murni melalui koridor hukum yang berlaku tanpa ada ego sektoral," tambah Kevin.
Di akhir pernyataannya, Kevin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar dan mahasiswa, untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Kevin juga menegaskan bahwa sinergi antar-lembaga negara yang bersih dan bebas korupsi adalah kunci utama membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.


Komentar