HARIAN NEGERI, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa pemberian bonus bagi atlet Indonesia peraih prestasi di ASEAN Para Games 2026 masih menunggu kebijakan dan arahan dari pemerintah pusat.

“Kita tunggu nanti kebijakan,” ujar Erick Thohir saat ditemui pewarta di Senayan, Jakarta, Selasa.

Kontingen Indonesia menutup partisipasinya pada ASEAN Para Games 2026 dengan torehan 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu dari 18 cabang olahraga yang diikuti. Dalam ajang yang berlangsung pada 19–25 Januaritersebut, Indonesia memastikan finis di peringkat kedua klasemen akhir.

Capaian ini sekaligus melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang sebelumnya mematok Indonesia untuk menembus tiga besar pada ajang multievent khusus disabilitas terbesar di Asia Tenggara itu.

Pada awalnya, Tim Merah Putih dibebani target meraih 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Target tersebut berhasil terlampaui meski terdapat sejumlah nomor pertandingan yang tidak dipertandingkan dalam ajang yang digelar di Thailand tersebut.

Dari sisi perolehan medali, para-atletik menjadi penyumbang terbesar dengan raihan 44 emas, 39 perak, dan 23 perunggu. Disusul para-renang yang menyumbangkan 29 emas, 37 perak, dan 20 perunggu.

Cabang para-bulu tangkis juga menjadi salah satu lumbung medali dengan perolehan 12 emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu. Sementara para angkat berat menyumbangkan sembilan emas dan empat perak.

Adapun para judo mencatatkan prestasi sempurna dengan menyapu seluruh nomor yang diikuti, yakni meraih tujuh medali emas, tiga perak, dan satu perunggu.