HARIAN NEGERI, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang memfokuskan pembinaan pada tiga cabang olahraga unggulan, yakni atletik, tinju, dan sepak bola.
Dukungan tersebut disampaikan Erick saat menerima kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, di Jakarta, Jumat.
"Kemenpora siap berkolaborasi dengan daerah dan memberikan dukungan dalam pembinaan atlet serta pengembangan ekosistem olahraga," ujar Erick.
Ia mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah yang aktif berdiskusi mengenai arah pembangunan olahraga. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor olahraga di daerah.
Erick menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang baik, potensi atlet daerah dapat dikembangkan secara optimal hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Sherly Tjoanda menjelaskan bahwa pemilihan cabang atletik, tinju, dan sepak bola didasarkan pada rekam jejak prestasi atlet asal Maluku Utara di ketiga cabang tersebut.
Ia berharap ke depan Maluku Utara tidak hanya dikenal sebagai daerah kaya sumber daya alam, tetapi juga sebagai penghasil atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional dan global.
Erick menilai olahraga merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan citra daerah sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia.
Ia memastikan Kemenpora akan memberikan dukungan, baik melalui program pembinaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun penguatan ekosistem olahraga.
Selain itu, Erick juga mendorong pemerintah daerah untuk menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan sektor swasta, guna mempercepat pengembangan olahraga secara berkelanjutan.
"Saya berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Maluku Utara," kata Erick.


Komentar