HARIAN NEGERI, Jakarta - Koordinator tim dokter kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games 2025, Retno Setianing, mengatakan proses penentuan kategori disabilitas atlet Indonesia dalam pesta olahraga disabilitas se-Asia Tenggara tersebut berjalan sesuai harapan selama dua hari terakhir.
“Karena kalau kami sudah menempatkan atlet di kategori tertentu, artinya target medali sudah ditetapkan,” ujar Retno dalam keterangan resmi Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia di Jakarta, Minggu.
Menurut Retno, kelancaran proses klasifikasi tidak terlepas dari persiapan matang yang dilakukan tim medis dengan mempelajari serta menyusun perkiraan kelas atlet yang akan bertanding.
Klasifikasi merupakan salah satu aspek krusial dalam olahraga disabilitas yang membedakannya dari olahraga nondisabilitas. Proses ini bertujuan menentukan kategori setiap atlet berdasarkan derajat disabilitasnya agar dapat bertanding secara adil.
“Klasifikasi menjadi dasar untuk memastikan atlet bertanding dalam kategori yang setara. Meskipun tingkat disabilitasnya berbeda, prinsipnya tetap fair play,” jelas Retno.
Ia mencontohkan, atlet dengan disabilitas lumpuh dan amputasi masih dapat dipertandingkan dalam satu kategori selama dinilai setara secara fungsi.
“Itu yang harus menjadi poin utama, bahwa mereka bertanding dalam kondisi yang setara,” katanya.
Retno menjelaskan, terdapat tiga kategori utama disabilitas yang menjadi acuan dalam klasifikasi, yakni tunadaksa (physical impairment/PI), tunanetra (visual impairment/VI), dan tunagrahita (intellectual impairment/II), yang masing-masing masih memiliki klasifikasi lebih spesifik.
Selama proses klasifikasi, tim dokter kontingen Indonesia juga memberikan pendampingan kepada sejumlah atlet, terutama pada kasus tertentu yang membutuhkan pengawalan ketat.
“Pendampingan ini sangat krusial agar seluruh atlet Indonesia dapat mengikuti ASEAN Para Games 2025 tanpa kendala,” ujarnya.
Pada ajang ASEAN Para Games 2025, Indonesia menargetkan meraih 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu guna menembus posisi tiga besar klasemen akhir.
“Diharapkan target tersebut dapat tercapai, bahkan syukur-syukur bisa terlampaui,” kata Retno.

Komentar