HARIAN NEGERI, Jakarta — Polres Cianjur, Jawa Barat, menutup jalur menuju Puncak-Cipanas mulai dari Tugu Lampu Gentur-By Pass, Sabtu, guna mencegah terjadinya kemacetan total akibat tingginya volume kendaraan. Arus lalu lintas pun dialihkan ke sejumlah jalur alternatif.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan antrean kendaraan di jalur Puncak terus memanjang dengan ekor antrean mencapai lebih dari lima kilometer. Kondisi tersebut mendorong pihaknya menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas.
Pengendara dengan tujuan Jabodetabek diarahkan melalui jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi selama penutupan berlangsung. Selain itu, petugas juga memberlakukan sistem buka tutup guna memutus kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
“Volume kendaraan di kawasan wisata Puncak pada libur panjang akhir pekan meningkat, sehingga terjadi kepadatan arus di sepanjang jalur Puncak-Cipanas, dengan ekor antrean lebih dari lima kilometer,” ujar Aang.
Ia menjelaskan, penutupan arus bersifat situasional. Ketika antrean mulai mencair, jalur akan kembali dibuka normal dari kedua arah. Pihaknya pun mengimbau pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
Menurutnya, peningkatan volume kendaraan diprediksi masih akan berlangsung hingga dua hari ke depan. Oleh karena itu, rekayasa arus seperti sistem satu arah (one way) akan diberlakukan guna mengantisipasi kemacetan panjang.
“Sifatnya situasional, termasuk kemungkinan penutupan jalur dari Cianjur ke Puncak dalam dua hari ke depan, untuk mengantisipasi macet total seiring tingginya volume kendaraan menuju Jabodetabek atau sebaliknya,” katanya.
Selain kepadatan lalu lintas, pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan akibat cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian wilayah Cianjur, termasuk kawasan Puncak-Cipanas.
Petugas mengingatkan potensi bahaya seperti banjir dan pohon tumbang saat hujan deras, sehingga pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati demi keselamatan selama perjalanan.


Komentar