HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Dokumentasi "Bandara Israel Hancur Lebur Dirudal Iran"'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.

Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Haedir Diran” pada Rabu (4/3/2026). Unggahan beserta narasi : “Bandara Israel di rudal Iran.

Hancur lebur Israel” Hingga Kamis (8/3/2026) unggahan telah mendapatkan 4 tanda suka. Tim Pemeriksa Fakta (

Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan The Jerusalem Post  “Israel to gradually reopen airspace on Thursday under new plan to return stranded Israelis” (Israel akan secara bertahap membuka kembali wilayah udaranya pada Kamis berdasarkan rencana baru untuk memulangkan warga Israel yang terlantar) pada Selasa (3/3/2026). Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Menteri Perhubungan Israel Miri Regev telah mulai membuka kembali wilayah udara secara bertahap. Salah Sumber: https://web.facebook.com/reel/807003841731312 https://archive.ph/BMFwS Kesimpulan Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori HOAKS / SALAH.

Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.

Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli