HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Kantor Kedubes AS di Arab Saudi Diserang Iran'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.

Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Tengku Zulkifli Usman” pada . Unggahan beserta narasi : “Kedubes AS di Arab Saudi baru saja diserang oleh drone Iran, ledakan parah dan menimbulkan kerusakan yang signifikan.” Hingga unggahan telah mendapatkan 5.000 tanda suka, 499 komentar dan telah dibagikan ulang 467 kali.

Tim Pemeriksa Fakta (

Sementara itu, gambar yang beredar bukan merupakan kantor kedutaan besar Amerika Serikat, melainkan fasilitas radar milik Amerika Serikat. Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Maps, lokasi fasilitas tersebut berada di dekat wilayah Lehnaizeeba, Qatar.  Dilansir dari UOL.com, fasilitas tersebut dihancurkan melalui serangan rudal presisi. Namun, pemerintah Qatar hanya mengkonfirmasi bahwa perangkat tersebut terkena serangan, tanpa merinci tingkat kerusakannya.

Salah Sumber: https://web.facebook.com/photo/?fbid=1257531229854523&set=a.103991705208487&_rdc=1&_rdr# https://archive.org/details/screenshot-30_202603 Kesimpulan Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori HOAKS / SALAH. Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks.

Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi. Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli