HARIAN NEGERI - Tim Cek Fakta Tempo melakukan pemeriksaan terhadap klaim yang beredar di media sosial terkait kapal kargo Evergreen yang terdampar di Terusan Suez. Klaim tersebut menyatakan bahwa kapal kargo tersebut mengangkut ribuan korban penculikan anak. [arsip].
Klaim bahwa kapal kargo yang terdampar di Terusan Suez mengangkut ribuan korban penculikan anak beredar di Facebook. Klaim ini dilengkapi dengan foto sebuah kapal dengan tulisan 'Evergreen' di bodinya. Foto itu pun diberi sejumlah teks dalam bahasa Inggris, beberapa di antaranya '1200 kids rescued', '1350 dead children found', dan '2 million viles of fake/deadly vaccines found'.
Penelusuran Fakta
Tim hariannegeri.com telah melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut. Ditemukan bahwa kapal kargo Ever Given yang kandas di Terusan Suez pada 23 Maret 2021 lalu, memiliki panjang 400 meter dan dimiliki oleh perusahaan Jepang, Imabari Shipbuilding, serta dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Evergreen Marine. Evergreen Marine Corporation (EMC) adalah perusahaan transportasi dan pengapalan peti kemas asal Taiwan yang berkantor pusat di Luzhu, Taoyuan. Perusahaan ini didirikan pada 1968 dan memiliki rute layanan 114 negara dengan 315 lokasi layanan.
Menurut The Wall Street Journal, saat kandas di Terusan Suez, kapal kargo itu sedang mengangkut sedikitnya 18 ribu kontainer. Dilansir dari Freight Waves, media transportasi dan bisnis di AS, berdasarkan manifes yang didapat, ada beberapa kategori produk yang diangkut dalam kapal kargo tersebut, yaitu produk elektronik, mesin dan suku cadang, barang rumah tangga, furniture, serta alas kaki. Seorang juru bicara Evergreen, kepada kantor berita Reuters, membantah dengan tegas klaim yang menyatakan bahwa terdapat bahan atau perangkat nuklir dalam kapal Ever Given. Dia juga membantah dan menyangkal terlibat dalam aktivitas ilegal apa pun.
Reuters juga menemukan bahwa tidak ada kebenaran terkait klaim yang mengatakan kapal tersebut memuat ribuan anak-anak, dan juga mayat, yang diperdagangkan yang diselamatkan dari peti kemas dalam kapal itu. Kapten Angkatan Laut Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS, menyatakan bahwa tidak ada kebenaran dari rumor itu.
Kesimpulan
Klaim bahwa kapal kargo Evergreen yang terdampar di Terusan Suez mengangkut ribuan korban penculikan anak dinyatakan salah. Dilansir dari hasil pemeriksaan fakta Cek Fakta Tempo - Tempo.co, informasi tersebut dinyatakan Keliru. Cek Sumber Asli.

Komentar