SERANG, HARIANNEGERI — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha (UPG) Kelompok 17 Kelurahan Pengampelan menggelar aksi nyata melalui program "Serang Bebas Banjir" dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan gotong royong sebagai upaya mencegah banjir.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (12/7/2026) ini melibatkan warga RT 29, RT 06, dan RT 05 di Kelurahan Pengampelan. Aksi gotong royong difokuskan pada pembersihan saluran drainase, pengangkatan endapan lumpur dan sampah, serta penambalan jalan berlubang guna memperlancar aliran air sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Koordinator KKM UPG Kelompok 17 mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan banjir yang kerap terjadi akibat tersumbatnya saluran air. Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
"Program Serang Bebas Banjir bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga saluran drainase agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko banjir, terutama saat musim hujan," ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari Ketua RT, Ketua RW, serta tokoh masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi keterlibatan mahasiswa yang turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Kolaborasi antara mahasiswa KKM Universitas Primagraha dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir di Kota Serang.


Komentar