HARIAN NEGERI - PONTIANAK, Jumat (16/1/2026), Rencana penerapan angkutan umum massal berbasis jalan dengan skema Buy The Service (BTS) oleh Pemerintah Kota Pontianak mendapat dukungan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak. Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menjawab persoalan transportasi perkotaan yang kian kompleks.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Edy Zaidar, menilai skema BTS sebagai terobosan penting yang relevan dengan kebutuhan kota, seiring meningkatnya jumlah penduduk dan intensitas aktivitas masyarakat. Menurutnya, Pontianak membutuhkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, modern, dan berorientasi pada pelayanan.

“Transportasi publik di Pontianak memang perlu pembaruan yang serius. Skema BTS ini bisa menjadi solusi jika dijalankan secara konsisten dan terencana,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).

Edy menjelaskan, konsep BTS yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan dengan dukungan teknologi digital berpotensi mendorong kepercayaan masyarakat terhadap angkutan umum. Pemanfaatan sistem pelacakan armada, pembayaran non-tunai, hingga layanan pengaduan berbasis digital dinilai mampu menciptakan transportasi yang lebih tertib dan transparan.

Ia juga menegaskan bahwa kesiapan masyarakat Pontianak dalam menghadapi sistem berbasis teknologi sudah cukup baik. Tingkat literasi digital yang terus meningkat menjadi modal penting dalam mendukung implementasi transportasi publik modern.

“Justru dengan teknologi, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjadwal,” tambahnya.

Lebih jauh, Edy berharap kehadiran BTS mampu mengubah pola mobilitas warga dari ketergantungan pada kendaraan pribadi menuju penggunaan angkutan umum. Perubahan tersebut diyakini dapat mengurangi kemacetan serta meningkatkan efisiensi lalu lintas di kawasan perkotaan.

“BTS bukan hanya soal fasilitas, tetapi bagian dari solusi jangka panjang untuk menciptakan tata kelola transportasi kota yang lebih berkelanjutan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, menyampaikan bahwa program BTS masih dalam tahap persiapan teknis dan perencanaan. Pemerintah Kota Pontianak menargetkan layanan ini mulai beroperasi pada tahun 2027.

Sebagai informasi, program Buy The Service merupakan inisiatif nasional Kementerian Perhubungan yang bertujuan menghadirkan angkutan umum yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendorong peralihan masyarakat ke transportasi publik.