HARIAN NEGERI, Jakarta – Mantan juara dunia kelas berat World Boxing Council (WBC), Tyson Fury, mengklaim akan berlatih sendiri menjelang rencana comeback melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April mendatang di Tottenham Hotspur Stadium.

Dalam konferensi pers yang dikutip media Inggris The Independent, Fury menyatakan dirinya akan menyiapkan diri tanpa pelatih di sudut ring.
“Ya, aku seperti Clubber Lang, aku akan berlatih sendiri. Aku akan berlatih sendiri,” ujar Fury, merujuk pada karakter dalam film Rocky III.

Legenda kelas berat Lennox Lewis yang turut hadir sebagai komentator menilai Fury sudah berpengalaman menghadapi berbagai situasi. “Dia sudah melewati ini berkali-kali, jadi dia tahu apa yang harus dilakukan,” kata Lewis.

Fury menegaskan bahwa dirinya memahami ritme pertarungan 12 ronde, termasuk kapan harus meningkatkan tekanan dan kapan mengatur energi.

Dalam perjalanan kariernya, Fury sempat bekerja sama dengan pelatih Ben Davison saat kembali dari vakum dua tahun pada 2018. Bersama Davison, ia mencatat kemenangan atas Sefer Seferi, Francesco Pianeta, Tom Schwarz, dan Otto Wallin, serta hasil imbang kontroversial melawan Deontay Wilder.

Menjelang duel ulang melawan Wilder, Fury beralih ke pelatih Sugarhill Steward. Di bawah arahan Steward, ia meraih kemenangan TKO dan merebut sabuk juara dunia kelas berat WBC pada 2020. Fury kemudian kembali menghentikan Wilder pada 2021 dan mencetak KO atas Dillian Whyte.

Namun, perjalanan Fury tidak selalu mulus. Ia sempat nyaris terpeleset saat menghadapi mantan juara UFC Francis Ngannou sebelum menang angka tipis. Pada 2024, Fury harus mengakui keunggulan Oleksandr Usyk dalam dua kekalahan angka beruntun.

Kekalahan tersebut diikuti pengumuman pensiun terbarunya. Kini, publik menanti apakah Fury benar-benar akan menghadapi Makhmudov tanpa pelatih atau pernyataannya sekadar bagian dari psywar jelang laga besar di London tersebut.