HARIAN NEGERI, Jakarta - Mantan juara dunia tinju kelas berat Tyson Fury melayangkan tantangan terbuka kepada sesama eks juara dunia, Anthony Joshua, usai meraih kemenangan dominan atas Arslanbek Makhmudov dalam pertarungan di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Minggu WIB.

“Aku menantang kamu, Anthony Joshua, untuk bertarung denganku selanjutnya. Apakah kau menerima tantangan itu?” ujar Fury seusai laga yang disiarkan melalui kanal YouTube Netflix.

Petinju berusia 37 tahun itu tampil impresif dalam laga comeback-nya setelah sempat pensiun selama 15 bulan. Fury menunjukkan kecerdasan bertarung dan kontrol teknis yang membuatnya unggul sepanjang 12 ronde.

Ia mendominasi dengan kombinasi jab akurat, pergerakan kaki yang lincah, serta kemampuan membaca pola serangan lawan. Meski sempat mendapat tekanan dari pukulan overhand kanan Makhmudov, Fury tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Hasilnya, Fury menang mutlak dengan skor 120-108, 120-108, dan 119-109, sekaligus memberikan kekalahan ketiga bagi Makhmudov dari total 24 pertarungan.

Sebelum pengumuman hasil, Fury sempat mengajak Joshua—yang hadir langsung di arena—untuk naik ke atas ring. Namun ajakan tersebut ditolak secara halus.

Momen itu langsung menyita perhatian publik, mengingat rivalitas keduanya telah lama dinantikan dalam dunia tinju kelas berat Inggris. Joshua yang awalnya enggan terlibat akhirnya memberikan respons tegas.

“Aku pernah memukul kamu saat kita masih kecil dan aku akan memukul kamu lagi. Kau tidak akan bisa mengatur aku, aku sudah mengejar kamu selama 10 tahun,” ujar Joshua.

Fury pun menanggapi dengan penuh percaya diri dan meyakini dirinya mampu mengakhiri duel dengan kemenangan KO.

“Kau selanjutnya. Kau akan KO. Percayalah,” kata Fury, disambut sorakan penonton yang menginginkan duel besar tersebut segera terwujud.

Perseteruan ini semakin memperkuat peluang terjadinya pertarungan besar antara dua petinju Inggris tersebut, yang berpotensi menjadi salah satu duel terbesar dalam sejarah tinju kelas berat.

Dalam laga ini, Fury juga menandai kebangkitannya setelah sebelumnya mengalami kekalahan beruntun dari Oleksandr Usyk pada 2024. Kemenangan atas Makhmudov membuat Fury kini mengoleksi rekor 35 kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang, sekaligus menegaskan dirinya masih menjadi kekuatan utama di divisi kelas berat.